Dua gol yang dicetak Ronaldo tidak hanya mengantarkan Portugal meraih kemenangan perdana di turnamen ini, tetapi juga menjadikannya pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.
Ronaldo Jawab Keraguan dengan Gol Cepat
Sebelum pertandingan, Ronaldo sempat menjadi sasaran kritik setelah tampil kurang maksimal ketika Portugal ditahan imbang 1-1 oleh DR Kongo pada laga pembuka Grup K.
Sorotan semakin tajam karena rival abadinya, Lionel Messi, telah mencuri perhatian dengan torehan lima gol bersama Argentina pada fase awal turnamen.
Namun pelatih Portugal Roberto Martinez tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Ronaldo sebagai starter. Keputusan tersebut langsung terbayar ketika sang megabintang membuka keunggulan Portugal pada menit keenam.
Memanfaatkan umpan silang mendatar Joao Cancelo, Ronaldo sukses menaklukkan kiper Uzbekistan, Abduvokhid Nematov, dan membawa Portugal unggul 1-0.
Pemain Pertama yang Cetak Gol di Enam Piala Dunia
Gol pembuka tersebut sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi Ronaldo.
Pemain berusia 41 tahun itu resmi menjadi pesepak bola pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda, yakni pada tahun 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026.
Rekor tersebut semakin mempertegas status Ronaldo sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola dunia.
Portugal kemudian menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui tendangan bebas Nuno Mendes pada menit ke-17.
Menjelang turun minum, Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari umpan terobosan Bruno Fernandes, penyerang Al Nassr itu dengan tenang menuntaskan peluang untuk membawa Portugal unggul 3-0.
Lampaui Rekor Eusebio di Piala Dunia
Brace ke gawang Uzbekistan membuat Ronaldo kini mengoleksi 10 gol sepanjang penampilannya di putaran final Piala Dunia.
Jumlah tersebut membuatnya resmi melampaui legenda Portugal Eusebio sebagai pencetak gol terbanyak Portugal dalam sejarah Piala Dunia.
Tak hanya itu, Ronaldo juga mencatatkan prestasi lain yang tak kalah mengesankan.
Pada usia 41 tahun 138 hari, ia menjadi pencetak gol tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia. Ronaldo hanya berada di belakang legenda Kamerun Roger Milla yang mencetak gol pada usia 42 tahun di Piala Dunia 1994.
Portugal Kirim Peringatan kepada Para Rival
Portugal akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan yang dilatih Fabio Cannavaro.
Meski Uzbekistan hanya menempati peringkat ke-58 FIFA, kemenangan besar tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Portugal mulai menemukan performa terbaiknya di Piala Dunia 2026.
Penampilan impresif Ronaldo juga menjadi jawaban atas berbagai keraguan yang sempat mengiringi kehadirannya di turnamen ini. Di usia yang telah menginjak 41 tahun, sang kapten masih mampu menjadi pembeda dan membawa Portugal menjaga peluang melangkah jauh dalam perburuan gelar juara dunia. (theanalyst.com)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda