Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: Dok Kemenpora)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: Dok Kemenpora)

FIFA ASEAN Cup 2026 Berpotensi Jadi Magnet Dunia, Indonesia Siap Tampil sebagai Tuan Rumah

Alfa Mandalika • 15 September 2026 12:29
Ringkasnya gini..
  • Indonesia diproyeksikan menjadi pusat perhatian sepak bola Asia Tenggara saat menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen perdana yang digelar FIFA tersebut dinilai memiliki potensi besar, baik dari sisi olahraga maupun ekonomi.
  • Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan potensi jumlah penonton FIFA ASEAN Cup 2026 secara keseluruhan dapat menembus lebih dari satu miliar penonton.
  • Jumlah tersebut dihitung berdasarkan populasi sepak bola negara-negara ASEAN serta negara peserta dari luar kawasan, yakni Bangladesh, Pakistan, dan Hong Kong.
Jakarta: Indonesia diproyeksikan menjadi pusat perhatian sepak bola Asia Tenggara saat menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen perdana yang digelar FIFA tersebut dinilai memiliki potensi besar, baik dari sisi olahraga maupun ekonomi.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan potensi jumlah penonton FIFA ASEAN Cup 2026 secara keseluruhan dapat menembus lebih dari satu miliar penonton. Jumlah tersebut dihitung berdasarkan populasi sepak bola negara-negara ASEAN serta negara peserta dari luar kawasan, yakni Bangladesh, Pakistan, dan Hong Kong.

"Jadi secara pertandingan ini populasinya sangat besar. Dan ini yang menjadi menarik, yang nanti juga disiarkan di televisi-televisi masing-masing negara seperti Bangladesh, Pakistan, dan tentu di Indonesia yang disiarkan secara resmi oleh Emtek Media," kata Erick dalam konferensi pers pengumuman official broadcaster FIFA ASEAN Cup 2026 di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta Pusat, Senin (14/9).

FIFA Dorong Kompetisi yang Berkelanjutan

Erick menjelaskan FIFA kini mendorong penyelenggaraan lebih banyak kompetisi yang dapat memberikan manfaat bagi federasi sepak bola anggotanya.

Menurutnya, kompetisi yang kuat diharapkan mampu membantu federasi membangun program serta kondisi finansial yang lebih sehat. Pada akhirnya, kondisi tersebut dapat mendukung peningkatan kualitas tim nasional.

"Jangan sampai federasi dan timnas ini menjadi tertutup potensinya dengan persaingan dan ekonomi sepak bola secara menyeluruh, di mana di banyak negara sekarang ini lahir tim-tim super dan banyak juga liga yang sangat besar, yang akhirnya perkembangan tim nasional di banyak negara menjadi dinomorduakan," ujar Erick.

FIFA sebelumnya telah menggulirkan FIFA Arab Cup pada 2021. Turnamen tersebut menjadi salah satu contoh kompetisi yang mempertemukan negara-negara dari kawasan Timur Tengah dengan sejumlah peserta dari zona Afrika.
 
Konsep serupa kemudian diterapkan melalui FIFA ASEAN Cup. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi tolok ukur bagi perkembangan sepak bola negara-negara Asia Tenggara sekaligus menghadirkan persaingan yang lebih kompetitif.

"Nah, FIFA ASEAN Cup tujuannya sama. Lewat FIFA ASEAN Cup, FIFA ingin mulai melakukan benchmark negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan di luar wilayah itu supaya kompetisinya juga kompetitif," jelas Erick.

Indonesia Jadi Tuan Rumah Divisi 1

FIFA ASEAN Cup 2026 akan terbagi dalam dua divisi. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah divisi 1 yang melibatkan delapan negara.

Enam negara Asia Tenggara yang tampil ialah Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina. Dua negara dari luar kawasan, Bangladesh dan Pakistan, melengkapi peserta divisi 1.

Sementara itu, divisi 2 digelar di Hong Kong. Pesertanya terdiri atas Hong Kong, Myanmar, Laos, Kamboja, Timor-Leste, dan Brunei Darussalam.

Bagi Indonesia, kepercayaan menjadi tuan rumah edisi perdana FIFA ASEAN Cup menjadi kehormatan tersendiri. Sebelumnya, Indonesia juga dipercaya menggelar Piala Dunia U-17 serta FIFA Series.

Persiapan Digencarkan

PSSI terus mematangkan persiapan untuk menyambut turnamen tersebut. Sosialisasi digencarkan, terutama di dua kota yang menjadi lokasi pertandingan, yakni Jakarta dan Bandung.

PSSI juga menggandeng pemerintah daerah di kedua kota tersebut untuk meningkatkan antusiasme masyarakat. Selain itu, agenda trophy tour dilakukan untuk memperkenalkan FIFA ASEAN Cup 2026 kepada publik.

Tidak hanya pertandingan, FIFA ASEAN Cup juga akan menghadirkan pengalaman di luar lapangan. PSSI menyiapkan Fans Zone di sekitar stadion yang telah mendapat persetujuan FIFA.

Fans Zone tersebut akan menjadi ruang untuk memperkenalkan budaya Indonesia melalui musik, kuliner, dan berbagai kegiatan kepada penonton dari dalam maupun luar negeri.

"Ini kesempatan untuk ikut mengenalkan budaya kita, musik kita, makanan kita juga. Mudah-mudahan ini menjadi hype, sehingga penonton tidak hanya mendapat hiburan sepak bola, tetapi juga pengalaman musik, budaya, dan kuliner Indonesia yang terkenal," kata Erick.

Dengan potensi jangkauan penonton yang sangat besar, FIFA ASEAN Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi panggung kompetisi sepak bola, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di sektor olahraga, pariwisata, hiburan, dan ekonomi kreatif.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan