Indonesia mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia, Garuda Muda bangkit dengan mengalahkan Laos 3-0. Hasil tersebut membawa Indonesia ke posisi teratas Grup H dengan keunggulan selisih gol atas Australia yang juga mengoleksi empat poin.
Australia sendiri gagal mempertahankan posisi teratas setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Malaysia. Sementara itu, Malaysia mengoleksi dua poin dan Laos belum mendapatkan angka.
Kondisi tersebut membuat pertandingan Indonesia kontra Australia menjadi sangat penting. Ada tiga skenario yang bisa menentukan peluang Indonesia lolos ke putaran final.
1. Menang atas Australia, Indonesia Lolos
Ini merupakan skenario paling aman bagi Indonesia.
Jika berhasil mengalahkan Australia, Garuda Muda akan mengoleksi tujuh poin. Jumlah tersebut tidak mungkin dikejar Australia yang hanya memiliki empat poin sebelum pertandingan.
Indonesia pun dipastikan finis sebagai juara Grup H dan otomatis lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027.
Hasil pertandingan Malaysia melawan Laos juga tidak lagi berpengaruh terhadap posisi Indonesia. Berapa pun hasil laga tersebut, kemenangan atas Australia sudah cukup untuk mengunci posisi pertama.
Dengan demikian, Indonesia tidak perlu menghitung persaingan runner-up terbaik dari grup lainnya.
2. Imbang dengan Australia, Indonesia Masih Punya Peluang
Hasil imbang tidak langsung menutup peluang Indonesia.
Jika bermain seri, Indonesia dan Australia sama-sama akan mengoleksi lima poin. Namun, posisi akhir Grup H juga akan dipengaruhi pertandingan Malaysia melawan Laos.
Jika Malaysia gagal mengalahkan Laos, Indonesia dan Australia akan menjadi dua tim teratas Grup H. Dalam kondisi tersebut, Garuda Muda setidaknya finis sebagai runner-up dan masih berpeluang lolos melalui jalur tujuh runner-up terbaik.
Namun, jika Malaysia menang atas Laos, situasinya menjadi lebih rumit.
Malaysia juga akan mengoleksi lima poin. Artinya, Indonesia, Australia, dan Malaysia sama-sama mengumpulkan lima poin sehingga penentuan peringkat harus mengikuti regulasi AFC untuk tim dengan jumlah poin yang sama.
Dalam kondisi tersebut, kriteria head-to-head menjadi penting sebelum melihat selisih gol dan kriteria berikutnya. Karena itu, posisi akhir Indonesia belum bisa dipastikan hanya dengan melihat jumlah poin.
Jadi, hasil imbang melawan Australia belum otomatis mengamankan tiket ke putaran final. Indonesia harus menunggu hasil Malaysia vs Laos dan melihat posisi akhirnya di klasemen Grup H.
Jika finis sebagai runner-up, catatan Indonesia akan dibandingkan dengan runner-up dari grup lainnya untuk memperebutkan salah satu dari tujuh tiket yang tersedia.
3. Kalah dari Australia, Peluang Masih Ada
Kekalahan dari Australia tentu menjadi skenario paling tidak menguntungkan bagi Indonesia.
Jika tumbang, Australia akan mengoleksi tujuh poin dan memastikan diri sebagai juara Grup H. Indonesia tetap dengan empat poin.
Meski demikian, peluang Garuda Muda belum sepenuhnya tertutup.
Syaratnya, Malaysia tidak boleh menang atas Laos. Jika Malaysia gagal meraih tiga poin, Indonesia tetap berada di atas mereka dan finis sebagai runner-up Grup H.
Setelah itu, Indonesia harus bersaing dengan runner-up dari grup lain untuk memperebutkan salah satu dari tujuh tiket yang tersedia.
Sebaliknya, jika Malaysia menang atas Laos, mereka akan mengoleksi lima poin dan melewati Indonesia. Garuda Muda pun finis di posisi ketiga Grup H sehingga tidak bisa menggunakan jalur runner-up terbaik.
Dengan kata lain, kalah dari Australia masih menyisakan peluang, tetapi Indonesia tidak lagi memegang kendali penuh atas nasibnya sendiri.
Bagaimana Format Kelolosannya?
Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 menerapkan format baru dengan dua fase. Qualification Phase diikuti 31 tim yang terbagi ke dalam delapan grup. Sebanyak delapan juara grup dan tujuh runner-up terbaik berhak melaju ke putaran final untuk bergabung dengan Tiongkok sebagai tuan rumah.
Format tersebut membuat posisi runner-up tidak otomatis mendapatkan tiket. Hanya tujuh runner-up dengan catatan terbaik yang berhak melaju.
Karena itu, Indonesia sebisa mungkin harus menghindari jalur tersebut. Menjadi juara Grup H akan jauh lebih aman karena tiket langsung berada di tangan.
Menang atas Australia Jadi Jalan Terbaik
Dari tiga skenario yang tersedia, kemenangan atas Australia menjadi jalan paling sederhana bagi Indonesia.
Menang: Indonesia mengoleksi tujuh poin dan lolos sebagai juara Grup H.
Imbang: Indonesia masih memiliki peluang lolos, tetapi harus melihat hasil Malaysia vs Laos dan posisi akhir Grup H. Jika menjadi runner-up, Indonesia harus bersaing dalam klasemen runner-up terbaik.
Kalah: Indonesia masih bisa menjadi runner-up jika Malaysia gagal menang atas Laos. Setelah itu, Garuda Muda harus bersaing dengan runner-up dari grup lain untuk mendapatkan salah satu dari tujuh tiket.
Pertandingan melawan Australia pun menjadi laga yang sangat menentukan. Kemenangan bukan hanya menjaga posisi Indonesia di puncak, tetapi juga langsung mengantarkan Garuda Muda ke putaran final.
Jadi, jika ingin menghindari hitung-hitungan yang rumit, jawabannya sederhana. Indonesia wajib mengalahkan Australia.