Kehadiran logo ikonik tersebut menggantikan logo swoosh milik Nike, sekaligus menandai debut Jordan Brand di panggung sepak bola internasional. Jersey ini akan digunakan oleh tim asuhan Carlo Ancelotti dalam turnamen Federation Internationale de Football Association (FIFA) World Cup atau Piala Dunia 2026 yang digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat mulai Juni mendatang.
Inspirasi Alam dan Sentuhan Klasik
Desain jersey tandang Brasil kali ini mengambil inspirasi dari katak panah beracun Amazon, amfibi kecil yang dikenal karena corak kulitnya yang mencolok.Inspirasi tersebut diwujudkan melalui kombinasi warna biru tua dan hitam yang mendominasi bagian dasar jersey. Warna tersebut dipadukan dengan bintik, garis, dan pola pita yang meniru tekstur kulit katak panah beracun. Sentuhan kontras kemudian diperkuat dengan aksen kuning krem dan biru kehijauan. Grafik pada jersey ini menggunakan versi terbaru dari pola “Elephant Print”, motif khas Jordan Brand yang telah digunakan pada berbagai sepatu basket sejak akhir 1980-an. Pola tersebut memberikan karakter visual yang kuat sekaligus menghubungkan identitas Jordan Brand dengan dunia sepak bola.
Identitas Nasional dan Teknologi Tinggi
Pada bagian dalam kerah, tersemat slogan "Vai Brasil" (Maju Brasil) untuk membangkitkan semangat nasionalisme. Lambang CBF tetap dipertegas dengan lima bintang di atasnya, melambangkan koleksi lima gelar juara dunia yang telah diraih Tim Samba.Dari segi teknologi, jersey ini dilengkapi teknologi Aero-FIT dari Nike, yaitu teknologi yang digunakan untuk mengoptimalkan sirkulasi udara bagi pemain. Menariknya, seluruh material jersey terbuat dari limbah tekstil daur ulang sebagai komitmen terhadap produk berperforma tinggi yang ramah lingkungan. (Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News