Suasana upacara pembukaan Euro 2020. (Filippo MONTEFORTE / POOL / AFP)
Suasana upacara pembukaan Euro 2020. (Filippo MONTEFORTE / POOL / AFP)

Euro 2020

Tanpa Dipadati Penonton, Seremoni Pembukaan Euro 2020 Tetap Meriah

Kautsar Halim • 12 Juni 2021 04:36
Jakarta: Setelah tertunda setahun, pesta sepak bola Benua Biru, Euro 2020, akhirnya resmi dibuka pada Jumat 11 Juni 2021 malam waktu setempat. Meski begitu, suporter yang datang ke Stadion Olimpico terpaksa dibatasi demi mencegah penyebaran covid-19.
 
Sekitar 16.000 penggemar yang boleh masuk ke stadion untuk menyaksikan seremoni pembukaan dan laga perdana antara Italia kontra Turki. Jumlah terbilang minim lantaran hanya 25 persen dari kapasitas stadion yang tersedia.
 
Dua legenda Italia dan pemenang Piala Dunia 2006 Francesco Totti dan Alessandro Nesta ikut menyambut para penggemar untuk membangkitkan kegembiraan yang hilang menjelang kick-off. 

Penyanyi tenor Andrea Bocelli menyanyikan Nessun Dorma, kemudian bintang band U2 Bono dan The Edge tampil bersama DJ Martin Garrix melalui tautan video.
 
Pesta kembang api di upacara pembukaan Euro 2020. (Alberto PIZZOLI / AFP)
Tanpa Dipadati Penonton, Seremoni Pembukaan Euro 2020 Tetap Meriah
 
Sementara itu, kembang api berkobar dari atap stadion dan lapangan, meninggalkan jejak asap berwarna ke segala penjuru.
 
"Kami membeli tiket lebih dari dua tahun lalu, dan akhirnya kami di sini", kata Mattia Valentini (27) sambil memegang bendera Italia bersama sepupunya Edoardo Valentini (23) di luar stadion seperti dikutip Reuters.
 
Rekan sesama penggemar Italia, Vito (34), dari wilayah selatan Puglia bersama enam temannya. Pertandingan itu adalah bagian dari pesta bujangnya dan mereka semua mengenakan kaus Azzurri bertuliskan "Vito akan menikah".
 
Sekelompok suporter Turki yang berisik mengenakan pakaian merah dan putih juga mencapai Roma. Kedatangan mereka sekaligus menepis ketakutan akan covid-19.
 
"Situasi di dunia semakin baik, kami sangat senang dan menantikan pertandingan dengan orang-orang dan tidak di stadion kosong," kata pendukung Turki Harun Kalkat.
 
Untuk mengakomodasi pendukung di luar stadion, penyelenggara mendirikan perkampungan sepak bola di pusat Piazza del Popolo yang dapat menampung maksimal 1.680 penggemar. (ANT)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan