Insiden itu terjadi saat Norwegia masih unggul 1-0. Dalam situasi serangan balik dua lawan satu, Sorloth memilih melepaskan tembakan meski Haaland berada dalam posisi bebas. Tembakannya berhasil diblok bek Inggris, sebelum The Three Lions bangkit dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 2-1.
Pelatih Norwegia, Ståle Solbakken, menyayangkan serangan yang diterima anak asuhnya di media sosial.
"Itu sangat tragis. Itulah dunia tempat kita hidup saat ini. Saya selalu mengingatkan para pemain untuk menjauhi media sosial di hari-hari seperti ini," ujar Solbakken, seperti dikutip melalui Reuters.
Keluarga Ikut Jadi Sasaran
Pelecehan di media sosial tidak hanya ditujukan kepada Sorloth, tetapi juga menyasar keluarganya. Pasangan Sorloth, Lena Selnes, membagikan tangkapan layar di Instagram yang memperlihatkan sejumlah pesan bernada kasar. Beberapa di antaranya bahkan berisi ajakan agar Sorloth mengakhiri hidupnya.
Baca Juga :
Viral! Maskapai Norwegian Ganti Logo Instagram Jadi British Airways karena Taruhan Piala Dunia
Menanggapi kritik tersebut, Sorloth menjelaskan alasan di balik keputusannya untuk tidak mengoper bola kepada Erling Haaland.
"Satu-satunya hal yang ingin saya lakukan dalam situasi itu adalah mengoper kepada Erling. Namun, saya merasa jalur umpannya tertutup oleh John Stones, sehingga saya memutuskan untuk menembak," jelas Sorloth, seperti dikutip melalui Reuters.
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
(Ahmad Raul)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda