Berikut lima fakta menarik yang dicatat Opta setelah Cape Verde membuat sejarah di Piala Dunia:
1. Sejarah Baru Benua Afrika
Hasil imbang 0-0 melawan Arab Saudi sudah cukup bagi Cape Verde. Bersamaan dengan itu, Mesir juga memastikan tempat mereka di babak gugur, menjadikan momen ganda bersejarah bagi sepak bola Afrika di pentas bola dunia.
Dengan hasil ini, Cape Verde dan Mesir berhasil melaju ke babak gugur, sekaligus menjadi negara Afrika kesembilan dan kesepuluh yang sukses lolos dari fase grup Piala Dunia FIFA sepanjang sejarah.
Keduanya juga menjadi tim Afrika ketiga dan keempat yang berhasil melakukannya untuk pertama kali pada edisi 2026 ini, setelah lebih dulu dicapai Pantai Gading dan Afrika Selatan.
2. Cape Verde Ukir Rekor Baru
Lolosnya Cape Verde bukan hanya menjadi pencapaian penting bagi sepak bola Afrika, tetapi juga menghadirkan catatan istimewa di level global bagi negara-negara debutan di Piala Dunia.
Sebelumnya, Slovakia menjadi salah satu contoh sukses tim debutan ketika tampil untuk pertama kalinya di Piala Dunia 2010. Wakil Eropa Tengah tersebut langsung berhasil melewati fase grup, termasuk mencatat kemenangan mengejutkan atas Italia.
Baca Juga :
Kisah Cinderella Cape Verde di Piala Dunia 2026, Maskapai BUMN Beri Penghormatan untuk Timnas
Setelah pencapaian itu, tidak ada tim debutan lain yang mampu mengulang keberhasilan serupa hingga kemunculan Cape Verde pada edisi 2026.
Di tingkat Afrika, Ghana juga pernah menorehkan sejarah saat melaju dari fase grup pada Piala Dunia 2006 di Jerman dan bahkan berhasil mencapai babak 16 besar.
Sejak saat itu, belum ada negara Afrika lain yang mampu menyamai pencapaian tersebut hingga Cape Verde kembali membuka lembaran baru pada Piala Dunia 2026.
3. Samai Rekor Senegal
Perjalanan Cape Verde di fase grup bukan sekadar lolos dengan susah payah, mereka melakukannya tanpa pernah merasakan kekalahan sama sekali dalam tiga laga yang dimainkan.
Cape Verde dengan rekor (M0 S3 K0) menjadi tim debutan pertama yang tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan fase grup Piala Dunia sejak Senegal pada 2002, yang saat itu mencatat rekor (M1 S2 K0) dan bahkan melaju hingga perempat final.
Baca Juga :
Dari Diejek hingga Viral di Piala Dunia! Followers Vozinha Meledak Usai Bikin Spanyol Frustrasi
Senegal adalah negara yang membuat debut di Piala Dunia 2002 dan langsung mengejutkan dunia dengan mengalahkan juara bertahan Prancis di laga pembuka, lalu melaju hingga perempat final. Performa debut tak terkalahkan mereka kini disamai Cape Verde.
4. Vozinha Ikuti Jejak Legenda
Di balik kokohnya lini pertahanan Cape Verde yang tampil solid sepanjang fase grup, terdapat peran besar kiper veteran Vozinha yang turut menorehkan catatan bersejarah di level individu melalui raihan clean sheet di Piala Dunia.
Dalam sejarah turnamen, beberapa penjaga gawang senior juga pernah mencatatkan prestasi serupa pada usia yang tidak lagi muda.
Baca Juga :
Vozinha Jadi Tembok Baja! Kiper 40 Tahun Bawa Verde Kejutkan Spanyol di Piala Dunia 2026
Peter Shilton, legenda Timnas Inggris sekaligus pemegang rekor penampilan terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Inggris, tercatat membukukan tiga clean sheet di Piala Dunia setelah melewati usia 40 tahun.
Nama lain yang masuk dalam daftar tersebut adalah Dino Zoff. Legenda Italia itu menjadi kapten saat membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 1982 pada usia 40 tahun dan masih menyandang status sebagai kiper tertua yang pernah mengangkat trofi Piala Dunia.
Pada usia 40 tahun ke atas, Zoff juga berhasil mencatatkan dua clean sheet di turnamen tersebut.
5. Kisah Bersejarah Negara Kecil
Yang membuat pencapaian Cape Verde terasa begitu istimewa bukan hanya hasil yang mereka raih di lapangan, tetapi juga latar belakang negara yang berada di baliknya. Cape Verde merupakan negara kepulauan kecil di Samudra Atlantik dengan jumlah penduduk yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mayoritas peserta Piala Dunia lainnya.
Negara yang terdiri atas 10 pulau di lepas pantai barat Afrika tersebut pernah berada di bawah kekuasaan Portugal sebelum meraih kemerdekaan pada 1975. Dengan populasi sekitar 525.000 jiwa, Cape Verde kini mencatat sejarah sebagai negara dengan jumlah penduduk paling sedikit yang pernah menembus fase gugur Piala Dunia putra.
Perjalanan mereka kini memasuki babak yang lebih menantang. Di fase gugur, Cape Verde akan berhadapan dengan juara bertahan Argentina yang diperkuat Lionel Messi.
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
(Ahmad Raul)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda