Penunjukan itu sekaligus menjadi tonggak baru bagi perkembangan perwasitan Tiongkok di panggung internasional. Untuk pertama kalinya, tiga ofisial pertandingan asal Negeri Tirai Bambu akan bekerja bersama dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Ma Ning dipercaya sebagai wasit utama, Zhou Fei bertugas sebagai asisten wasit, sementara Fu Ming mengemban peran sebagai Video Assistant Referee (VAR). Kehadiran ketiganya dalam satu laga menjadi simbol meningkatnya pengakuan dunia terhadap kualitas wasit Tiongkok.
Ma Ning dan Fu Ming Ukir Rekor Bersejarah
Laga Ekuador melawan Curacao akan menjadi pertandingan yang penuh makna bagi Ma Ning. Ia akan tercatat sebagai wasit utama asal Tiongkok pertama yang memimpin pertandingan Piala Dunia sejak 2002.
Prestasi tersebut semakin istimewa karena Ma Ning menjadi satu-satunya wasit Tiongkok yang terpilih dalam dua edisi Piala Dunia secara beruntun. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, ia sempat bertugas sebagai wasit keempat dalam enam pertandingan.
Sementara itu, Fu Ming juga akan mencatatkan sejarah tersendiri. Ia menjadi wasit asal Tiongkok pertama yang memegang tanggung jawab penuh sebagai VAR dalam pertandingan Piala Dunia.
Sebelumnya, Fu Ming telah beberapa kali bertugas sebagai support video assistant referee (SVAR) selama turnamen berlangsung. Kini, ia mendapat kepercayaan lebih besar untuk mengambil peran utama di ruang teknologi pertandingan.
Zhou Fei Akhiri Penantian Panjang Asisten Wasit Tiongkok
Tidak hanya Ma Ning dan Fu Ming yang mencetak sejarah. Zhou Fei juga menorehkan pencapaian penting dengan menjadi asisten wasit Tiongkok pertama yang bertugas langsung di lapangan pada ajang Piala Dunia.
Pencapaian tersebut mengakhiri penantian panjang yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Sebelumnya, sejumlah asisten wasit Tiongkok sempat masuk dalam daftar petugas Piala Dunia, namun belum pernah mendapat kesempatan tampil langsung.
Pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Mu Yuxin hanya berstatus asisten wasit cadangan. Situasi serupa kembali terjadi pada Piala Dunia 2022 ketika Cao Yi dan Shi Xiang juga belum memperoleh kesempatan untuk bertugas di lapangan.
Kini, Zhou Fei berhasil memecahkan kebuntuan tersebut dan membuka lembaran baru bagi generasi wasit Tiongkok berikutnya.
Buah Kepercayaan Dunia terhadap Kualitas Wasit Tiongkok
Keberhasilan tiga wasit Tiongkok menembus panggung tertinggi sepak bola dunia bukanlah hasil instan. Dalam beberapa tahun terakhir, FIFA dan AFC semakin sering memberikan kepercayaan kepada mereka untuk memimpin pertandingan besar.
Ma Ning dan Fu Ming sebelumnya turut bertugas pada edisi perdana Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 dengan format baru. Pengalaman tersebut menjadi modal penting sebelum mereka tampil di Piala Dunia 2026.
Selain itu, Ma Ning, Fu Ming, Zhou Fei, dan Zhang Cheng juga dipercaya memimpin partai final Piala Asia AFC 2024 di Qatar. Saat itu, mereka menjadi tim wasit pertama dari Tiongkok yang mengawal laga puncak turnamen antarnegara terbesar di Asia.
Menjelang keberangkatan ke Piala Dunia 2026, Ma Ning menegaskan bahwa kesempatan ini merupakan hasil kerja keras bertahun-tahun untuk membuktikan kualitas perwasitan Tiongkok di level internasional.
Ia berharap pengalaman di Amerika Utara dapat menjadi bekal berharga untuk meningkatkan standar perwasitan di negaranya sekaligus menunjukkan profesionalisme wasit Tiongkok di hadapan dunia.
"Kami akan belajar dari wasit-wasit terbaik dunia dan membawa pengalaman itu kembali ke Tiongkok. Pada saat yang sama, kami ingin menunjukkan kualitas dan profesionalisme wasit Tiongkok di panggung Piala Dunia," ujar Ma Ning. (Xinhua)
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda