Sempat tertinggal lebih dulu, La Tri menunjukkan mental pantang menyerah dengan membalikkan keadaan melalui gol Nilson Angulo dan Gonzalo Plata.
Kemenangan ini membuat Ekuador finis di peringkat tiga Grup E dengan koleksi empat poin dan tetap menjaga peluang lolos ke babak 32 besar melalui jalur tim peringkat ketiga terbaik. Sementara itu, Jerman tetap melaju ke fase gugur sebagai juara grup meski harus menelan kekalahan perdana dalam turnamen.
Florian Wirtz Cetak Gol Kilat, Nilson Angulo Beri Respons Cepat
Jerman langsung menggebrak sejak peluit awal dibunyikan. Baru dua menit laga berjalan, Florian Wirtz membuka keunggulan Der Panzer setelah memanfaatkan kombinasi apik dengan Leroy Sane sebelum melepaskan tembakan keras dari batas kotak penalti yang gagal dihentikan Hernan Galindez.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Nilson Angulo langsung membalas lewat gol spektakulernya pada menit kesembilan. Winger Ekuador itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur ke sudut kanan bawah gawang Manuel Neuer untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Gol penyama kedudukan membuat pertandingan berlangsung semakin terbuka. Jerman memang mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 76 persen, tetapi Ekuador tampil disiplin saat bertahan dan berbahaya melalui serangan balik cepat.
Peluang terbaik Jerman pada babak pertama hadir pada menit ke-25 ketika Kai Havertz menyundul umpan silang David Raum. Namun, Galindez melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga skor tetap imbang hingga turun minum.
VAR Gagalkan Penalti Jerman, Ekuador Bangkit Menekan
Jerman nyaris kembali unggul sesaat setelah babak kedua dimulai. Wasit Tori Penso sempat menunjuk titik putih setelah Joel Ordonez dianggap melanggar pemain Jerman di kotak terlarang. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah wasit meninjau tayangan ulang melalui Video Assistant Referee (VAR).
Momen tersebut menjadi titik balik pertandingan karena Ekuador mulai berani keluar menyerang. Moises Caicedo hampir membawa timnya unggul melalui sundulan pada menit ke-54, sementara Enner Valencia memperoleh peluang emas delapan menit kemudian. Sayangnya, kedua kesempatan tersebut masih mampu digagalkan Manuel Neuer.
Di sisi lain, Jerman tetap memberikan ancaman melalui Florian Wirtz, Leroy Sane, hingga Deniz Undav. Namun, kokohnya lini pertahanan Ekuador membuat Der Panzer kesulitan mencetak gol kedua.
Gonzalo Plata Jadi Penentu Kemenangan El Tri
Gol yang ditunggu Ekuador akhirnya lahir pada menit ke-77. Berawal dari sepak pojok Pedro Vite, Gonzalo Plata sukses menyontek bola hasil tandukan Kevin Rodriguez yang hampir ditangkap kiper Jerman Manuel Neuer. Bola akhirnya masuk ke gawang dan membawa La Tri berbalik unggul 2-1.
Gol tersebut membuat Jerman meningkatkan intensitas serangan pada sisa pertandingan. Leroy Sane sempat memperoleh peluang emas sebelum gol Plata tercipta, sementara Deniz Undav nyaris menyamakan kedudukan pada masa injury time. Namun, tembakannya masih melebar tipis di sisi kiri gawang.
Pascal Gross juga mendapat kesempatan emas pada menit-menit terakhir, tetapi tendangannya melambung di atas mistar. Hingga peluit panjang dibunyikan, Ekuador mampu mempertahankan keunggulan 2-1 sekaligus mengamankan tiga poin penting yang menjaga asa mereka melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Susunan Pemain
Ekuador (4-4-2): Hernan Galindez; Piero Hincapie (Pervis Estupinan 71'), Joel Ordonez, Willian Pacho; Pedro Vite, Alan Franco (Angelo Preciado 64'), Moises Caicedo; Gonzalo Plata, Nilson Angulo (Jordy Caicedo 85'), John Yeboah (Felix Torres 85'), Enner Valencia (Kevin Rodriguez 64').
Jerman (4-2-3-1): Manuel Neuer; Joshua Kimmich (Malick Thiaw 60'), Antonio Rudiger, Jonathan Tah, David Raum; Aleksandar Pavlovic (Angelo Stiller 46'), Felix Nmecha (Maximilian Beier 64'); Leroy Sane, Florian Wirtz (Pascal Gross 73'), Jamal Musiala; Kai Havertz (Deniz Undav 60').
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda