Sebelumnya, Senegal menolak kembali ke lapangan setelah wasit memberikan penalti bagi Maroko di masa injury time. Meski pada akhirnya eksekusi Brahim Diaz bisa digagalkan Edouard Mendy dan pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan setelah skor 0-0 bertahan sepanjang 90 menit.
Pada babak tambahan, Pape Gueye mencetak gol yang membawa Senegal menang 1-0 atas Maroko. Keunggulan tersebut bertahan hingga laga berakhir dan Senegal meraih trofi AFCON kedua mereka.
Baca juga: Iran Lobi FIFA Agar Seluruh Laga Piala Dunia Dipindah ke Meksiko
Tapi, dengan dikabulkannya protes FRMF artinya Senegal dinyatakan kalah dengan skor 3-0 dari Maroko. CAF mengabulkan protes FRMF tentang Artikel 82 dan 84 Regulasi CAF tentang AFCON.CAF menganggap Senegal melanggar aturan Artikel 82 tentang menolak melanjutkan permainan tanpa izin wasit. Kemudian aturan Artikel 84 menegaskan Maroko berhak menang 3-0 karena Senegal dinyatakan meninggalkan pertandingan.
Alhasil, Senegal harus rela melihat trofi AFCON kedua mereka dicabut CAF. Maroko pun berhasil meraih trofi AFCON kedua mereka setelah terakhir kali menjuarainya pada 1976.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News