Presiden La Liga Javier Tebas desak pergantian pimpinan FIFA. (Foto: Instagram resmi Javier Tebas)
Presiden La Liga Javier Tebas desak pergantian pimpinan FIFA. (Foto: Instagram resmi Javier Tebas)

Presiden La Liga Desak Pergantian Pemimpin FIFA, Sebut Era Infantino Berakhir

Kautsar Halim • 10 Agustus 2026 08:42
Ringkasnya gini..
  • Javier Tebas menilai era Gianni Infantino di FIFA telah berakhir** dan mendesak adanya perubahan kepemimpinan.
  • Presiden La Liga itu mengkritik visi Infantino, yang dinilai berpotensi merusak fondasi liga-liga domestik.
  • Polemik FIFA Forward Enterprise menjadi sorotan, setelah FIFA membatalkan rencana entitas komersial tersebut di tengah kritik dari berbagai pihak.
Jakarta: Presiden La Liga Javier Tebas kembali melancarkan kritik keras kepada Presiden FIFA Gianni Infantino. Tebas bahkan menilai sudah waktunya terjadi pergantian kepemimpinan di tubuh FIFA dan menyebut "era Infantino" telah berakhir.
 
Pernyataan tersebut disampaikan Tebas dalam wawancara dengan Le Monde pada 5 Agustus 2026. Kritik itu muncul tidak lama setelah FIFA membatalkan rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah entitas komersial yang sebelumnya diproyeksikan mengelola hak komersial dan operasional turnamen FIFA serta membuka peluang masuknya investor eksternal. 
 
Menurut Tebas, polemik FFE bukan sekadar persoalan satu proyek yang gagal. Ia menilai kontroversi tersebut justru menunjukkan adanya persoalan yang lebih mendasar dalam tata kelola FIFA.
 

Tebas Nilai Era Infantino Sudah Berakhir


Tebas tidak menyembunyikan pandangannya mengenai kepemimpinan Infantino. Ia menilai masa Presiden FIFA asal Swiss tersebut sudah seharusnya berakhir.

"Menurut saya, era Gianni Infantino sudah lama berlalu," kata Tebas dalam wawancaranya dengan Le Monde.
 
Tebas menegaskan kritik tersebut bukan semata-mata muncul akibat polemik FIFA Forward Enterprise. Menurut dia, gaya kepemimpinan dan pengelolaan FIFA di bawah Infantino sudah lama menjadi perhatiannya.
 
Ia juga berharap perubahan di FIFA nantinya tidak berhenti pada pergantian sejumlah pejabat. Tebas menginginkan adanya pembenahan menyeluruh terhadap sistem tata kelola organisasi sepak bola dunia tersebut.
 
"Yang tersisa adalah melihat kapan hal itu akan terjadi dan bagaimana proses suksesi berlangsung. Saya berharap ini bukan sekadar mengganti beberapa orang dengan orang lain, tetapi benar-benar melakukan pembenahan," ujar Tebas.
 

Tebas Tuduh Kebijakan Infantino Merusak Sepak Bola


Kritik Tebas juga menyasar visi Infantino dalam mengembangkan sepak bola dunia. Presiden La Liga itu menilai sejumlah proyek FIFA justru berpotensi mengancam fondasi kompetisi domestik.
 
Menurut Tebas, sepak bola tidak hanya milik kompetisi elite atau turnamen internasional. Liga-liga domestik, menurutnya, merupakan bagian penting dari ekosistem sepak bola yang harus dilindungi.
 
"Infantino bukan seseorang yang berkontribusi terhadap pertumbuhan sepak bola. Sebaliknya, proyek-proyeknya malah menghancurkan esensi sepak bola, liga-liga nasional," kata Tebas.
 
Tebas juga menilai persoalan yang terjadi di FIFA tidak bisa hanya dibebankan kepada satu individu. Ia memandang ada masalah sistemik dalam tata kelola sepak bola dunia yang membutuhkan perubahan lebih besar.
 

Polemik FIFA Forward Enterprise Jadi Sorotan


FIFA Forward Enterprise menjadi salah satu sumber kontroversi terbaru yang memperuncing hubungan antara FIFA dan sejumlah pemangku kepentingan sepak bola.
 
Dalam proposal awal, FFE dirancang sebagai anak perusahaan yang akan menggabungkan hak komersial FIFA, termasuk hak siar, sponsorship, lisensi, tiket, serta operasional berbagai turnamen FIFA. 
 
FIFA juga mempertimbangkan kemungkinan menjual sebagian kecil kepemilikan kepada investor eksternal, dengan tetap mempertahankan kendali mayoritas.
 
Namun, setelah mendapat penolakan dan kritik dari berbagai pihak, FIFA akhirnya membatalkan rencana tersebut. Infantino mengatakan proposal itu tidak lagi akan dilanjutkan karena telah memicu perpecahan yang dinilai tidak sesuai dengan tujuan awal proyek. 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan