Melalui surat resmi yang diajukan, pihak CBF meminta adanya penerapan standar penggunaan VAR yang lebih konsisten, sekaligus mendorong evaluasi yang lebih mendalam dalam penunjukan perangkat pertandingan pada sisa turnamen.
Sebelum kontroversi terjadi, Vinicius Junior sempat membawa Brasil unggul dan terlihat menambah keunggulan setelah merebut bola dari bek Skotlandia, Jack Hendry, di area dekat kotak penalti sebelum menaklukkan kiper Angus Gunn.
Namun, petugas VAR kemudian merekomendasikan pemeriksaan ulang kepada wasit utama César Arturo Ramos Palazuelos. Setelah meninjau tayangan melalui monitor di sisi lapangan, wasit memutuskan menganulir gol tersebut sehingga memicu perdebatan dan reaksi dari kubu Brasil.
Meskipun sempat diwarnai kontroversi akibat gol yang dianulir pada menit ke-21, Brasil tetap menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia. Vinicius Junior akhirnya tetap mencatatkan namanya di papan skor menjelang turun minum, sementara Matheus Cunha menambah keunggulan Seleção pada babak kedua.
CBF Soroti Konsistensi VAR
Dalam surat keberatannya, Xaud menegaskan bahwa perhatian CBF tidak hanya tertuju pada satu insiden tertentu, tetapi juga pada konsistensi penerapan aturan dan filosofi penggunaan VAR sepanjang turnamen.
Ia turut menyoroti reaksi para pemain Skotlandia yang dinilai tidak menunjukkan indikasi memperkirakan adanya peninjauan ulang maupun pembatalan gol.
CBF juga meminta FIFA mempertimbangkan aspek rekam jejak dalam penunjukan perangkat pertandingan, terutama terhadap wasit yang pernah memimpin laga kontroversial yang melibatkan tim nasional tertentu.
Dalam dokumen tersebut, federasi secara spesifik menyinggung wasit asal Meksiko, César Ramos, yang sebelumnya memimpin pertandingan Brasil kontra Swiss pada Piala Dunia Rusia 2018.
Pada pertandingan tersebut, gol penyeimbang Swiss tetap disahkan meskipun terdapat klaim dorongan terhadap bek Brasil Miranda oleh Steven Zuber saat situasi sepak pojok. Keputusan itu sempat menjadi bahan perdebatan panjang di kalangan publik sepak bola.
Hingga saat ini, FIFA maupun Federasi Sepak Bola Meksiko belum memberikan tanggapan resmi terkait surat protes tersebut.
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
(Ahmad Raul)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda