COO FIFA tuding Gianni Infantino tak transparan soal hak komersial Piala Dunia. (Foto: Photo by RONALDO SCHEMIDT / AFP)
COO FIFA tuding Gianni Infantino tak transparan soal hak komersial Piala Dunia. (Foto: Photo by RONALDO SCHEMIDT / AFP)

Pejabat FIFA Bongkar Rencana Gianni Infantino Jual Hak Komersial Piala Dunia

Kautsar Halim • 01 Agustus 2026 07:05
Ringkasnya gini..
  • COO FIFA Kevin Lamour mengkritik rencana Gianni Infantino untuk menjual sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta karena dinilai tidak transparan.
  • Lamour menyebut para staf FIFA merasa dikelabui dan meminta proyek tersebut dihentikan karena dianggap hanya merupakan inisiatif pribadi Infantino.
  • Meski terancam dicopot dari jabatannya, Lamour menegaskan siap menerima konsekuensi demi menyuarakan keberatannya atas rencana tersebut.
Geneva: Chief Operating Officer (COO) FIFA, Kevin Lamour, mengkritik rencana Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjual sebagian hak atas keuntungan komersial Piala Dunia kepada perusahaan ekuitas swasta. Lamour menyebut para staf FIFA merasa dikelabui terkait pembahasan rencana tersebut.
 
Rencana kontroversial itu mencakup pembentukan anak perusahaan komersial FIFA dengan valuasi sekitar 20 miliar dolar AS yang akan mengelola sejumlah aset utama, termasuk Piala Dunia putra, Piala Dunia putri, dan Piala Dunia Antarklub.
 
Dalam skema yang diusulkan, sekitar 20 persen saham perusahaan tersebut akan dijual kepada investor swasta, termasuk perusahaan investasi asal New York yang didirikan oleh Joshua Kushner.
 

Proyek Tidak Transparan


Kevin Lamour yang telah bekerja bersama Infantino sejak masih di UEFA, secara terbuka meminta agar proyek tersebut dihentikan. Menurutnya, rencana itu merupakan inisiatif pribadi Infantino yang tidak dijalankan secara transparan.
 
"Para staf telah dikelabui oleh kurangnya keterbukaan dalam proses perencanaan penjualan ini selama beberapa bulan terakhir. Ini adalah proyek satu orang dan tidak boleh dilanjutkan," tulis Lamour dalam pernyataan yang dikirim kepada Associated Press (AP).

“Ini adalah saatnya para pemimpin politik sepak bola mengajukan pertanyaan yang tepat dan mengambil keputusan yang tepat,” tegasnya.
 

Lamour Siap Jika Dipecat


Kevin Lamour mengaku siap menerima segala konsekuensi, termasuk kemungkinan dicopot dari jabatannya sebagai Chief Operating Officer (COO) FIFA, setelah secara terbuka mengkritik rencana Presiden FIFA Gianni Infantino.
 
"Jika itu berarti saya harus kehilangan pekerjaan, biarlah demikian. Saya akan memahami dan menghormati keputusan tersebut. Setidaknya malam ini saya bisa tidur dengan tenang," tutup surat pernyataan tersebut.
 
Kontroversi ini mencuat menjelang Kongres FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada Maret mendatang. Dengan pendaftaran calon presiden yang ditutup pada 18 November, polemik penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia berpotensi memengaruhi dinamika politik di internal FIFA, termasuk posisi Infantino yang sebelumnya diperkirakan melaju tanpa penantang.
 
(Ahmad Raul)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan