Herdman telah mempelajari permainan Singapura dari pertemuan sebelumnya. Timnas Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga pamungkas Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar, Singapura, 7 Agustus 2026.
Herdman menilai Singapura memiliki keuntungan karena sejumlah pemainnya telah bermain bersama selama setidaknya satu setengah tahun. Kondisi tersebut membuat mereka memiliki pemahaman yang kuat terhadap sistem permainan dan karakter rekan setim.
"Menurut saya, yang bisa kita pelajari dari pertandingan itu adalah Singapura tim yang tangguh. Secara taktis disiplin, diisi kelompok pemain yang sudah main bersama di lapangan yang sama setidaknya selama satu setengah tahun, jadi mereka punya banyak waktu bersama. Mereka saling memahami satu sama lain, paham taktik, dan sistemnya," ujar Herdman dalam konferensi pers jelang pertandingan perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis, 26 September 2026.
Pengalaman Jadi Kekuatan Singapura
Herdman juga menyoroti pengalaman para pemain Singapura. Ia menilai lawannya termasuk salah satu tim dengan pemain paling berpengalaman di turnamen tersebut jika melihat jumlah penampilan bersama tim nasional.
"Jika dilihat dari segi kualitas kualitatif, mereka salah satu yang paling berpengalaman di turnamen ini. Jika Anda melihat total jumlah penampilan (caps), ya, mereka berada di papan atas," kata Herdman.
Pelatih asal Inggris itu juga mengakui Indonesia mungkin memiliki keunggulan dari sisi nilai skuad atau team value. Namun, ia menilai nilai tersebut harus dibuktikan melalui pengalaman, kualitas, dan kemampuan pemain ketika pertandingan berlangsung.
"Jadi kita mungkin punya keunggulan nilai skuad (team value) yang tinggi, tapi nilai tim itu hanya akan berguna sejauh pengalaman, kualitas, dan kemampuan yang Anda tunjukkan di lapangan," ujarnya.
Herdman Waspadai Mentalitas Singapura
Selain pengalaman dan kedisiplinan taktik, Herdman turut mewaspadai daya juang Singapura. Ia menilai lawannya memiliki hasrat dan mentalitas kolektif yang dapat membuat pertandingan berjalan sulit.
"Dan saya pikir Singapura memiliki pengalaman itu. Mereka punya pengalaman, punya hasrat, membawa daya juang, punya mentalitas kolektif, dan mereka bisa menyulitkan Anda. Mereka bisa sangat gigih dan itulah yang kami pelajari tentang Singapura," pungkas Herdman.
Herdman kini harus memastikan Timnas Indonesia mampu merespons kekuatan tersebut ketika pertandingan berlangsung. Terlebih, skuad Garuda baru kembali berkumpul setelah sekitar tiga bulan tidak menjalani pertandingan bersama.
Karena itu, Herdman juga menaruh perhatian pada proses membangun kembali koneksi antarpemain. Ia ingin para pemain tetap fokus menjalankan tugas di lapangan dan tidak terbawa rasa frustrasi atau kekakuan yang mungkin muncul pada laga awal.
Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura di laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026 pada Jumat, 25 September 2026 pukul 20.00 WIB.
(Muhammad Zaidan Rizky)