Jakarta: Pelatih timnas Brasil, Tite, memprotes kinerja perangkat pertandingan seusai timnya bermain imbang tanpa gol dengan Argentina pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Amerika Selatan, Rabu 17 November pagi WIB. Menurutnya, petugas Video Asisten Wasit (VAR) tidak menjalankan tugasnya dengan baik.
Tite menilai bek Argentina Nicolas Otamendi seharusnya dihukum karena menyikut pemain sayap Raphinha pada babak pertama. Keduanya berebut bola di dekat garis gawang dan Otamendi terlihat menyikut wajah pemain sayap Leeds United itu hingga tersungkur.
Wasit Andres Cunha yang berasal dari Uruguay tampak menerima pesan dari rekan-rekannya di kabin VAR, tetapi tidak mengambil tindakan atas pelanggaran yang dilakukan Otamendi kepada Rapinha. Hal inilah yang membuat marah Tite yang biasanya berpembawaan tenang itu.
"Cunha wasit yang luar biasa. Perwasitan membutuhkan tim dan mereka yang berada di VAR mustahil tidak melihat siku Otamendi menimpa Raphinha," kata Tite seusai laga dengan suara tinggi.
"Seorang ofisial VAR berkualitas tinggi tidak bisa mengatasi hal ini. Sungguh tak terbayangkan. Tak terbayangkan bukan kata yang ingin saya gunakan. Saya menggunakan kata itu karena saya sopan," tambahnya.
Meski demikian, Tite tetap senang dengan hasil pertandingan karena dirinya sedang terpaksa menurunkan para pemain muda. Absennya Neymar karena cedera turut mempengaruhi kinerja lini depan baru Brasil yang diisi Vinicius Jr, Matheus Cunha dan Raphinha.
“Kami kehilangan pemain luar biasa, Neymar. Setelah itu, kami harus merestrukturisasi tim yang sangat mengandalkan pemain berkualitas seperti Messi,” tutup Tite. (Reuters/ANT)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan