Pemerintah Iran sebelumnya mengajukan permohonan relokasi tersebut dengan alasan keamanan dan ketegangan geopolitik. Langkah ini diambil menyusul keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik bersenjata antara Iran dan Israel.
Baca juga: Legenda & Pencinta Bola Indonesia Bersatu Dukung Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Namun, FIFA menyatakan tidak akan mengubah denah tuan rumah meski situasi politik sedang memanas. "FIFA rutin menjalin komunikasi dengan seluruh asosiasi anggota yang berpartisipasi, termasuk Iran, guna membahas perencanaan teknis Piala Dunia FIFA 2026," tulis pernyataan resmi FIFA yang dikutip dari Al Jazeera.
Dalam keterangan tertulisnya, FIFA juga menegaskan komitmennya terhadap jadwal yang sudah dirilis pada 6 Desember 2025 lalu. Menurut mereka, aspek keamanan di seluruh negara tuan rumah tetap menjadi prioritas tanpa harus mengubah distribusi laga.
"FIFA menantikan seluruh tim peserta untuk bertanding sesuai dengan jadwal resmi yang telah diumumkan. Tidak ada perubahan lokasi bagi tim manapun," tegas induk sepak bola dunia tersebut. (Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News