Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak wasit Mohamed Khaled meniup peluit kick-off. Pertandingan baru berjalan tiga menit ketika Theodore Leeming terjatuh di area penalti. Namun, wasit tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran.
Memasuki menit ke-30, skuad asuhan Nova Arianto mulai lebih dominan dalam penguasaan bola melalui skema build-up dari lini belakang. Indonesia sempat menciptakan peluang melalui lemparan ke dalam jarak jauh Fabio Azka yang disambut tandukan Arkhan Kaka, tetapi bola masih mengarah tepat ke pelukan kiper Malaysia.
Hingga turun minum, belum ada gol tercipta.
Garuda Muda Banyak Buang Peluang
Memasuki babak kedua, Indonesia meningkatkan intensitas. Upaya memecah kebuntuan melalui tembakan jarak jauh dilakukan Welber Jardim pada menit ke-65, tetapi bola masih melebar dari sasaran.
Indonesia kembali memperoleh peluang pada menit ke-74. Irpan Abadi berada dalam posisi menguntungkan di dalam kotak penalti ketika Indonesia memiliki keunggulan jumlah pemain, tetapi terlalu lama menguasai bola sehingga peluang tersebut gagal dimaksimalkan.
Peluang terbaik Indonesia hadir pada menit ke-79 setelah kiper Faez Iqhwan melakukan kesalahan saat mengantisipasi backpass Aisy Aqasha. Bola liar mengarah ke depan gawang yang sudah kosong dan langsung disambut dengan sundulan Irpan Abadi. Namun, peluang tersebut kembali gagal dimaksimalkan.
Indonesia terus mendominasi hingga pertandingan berakhir, tetapi berbagai peluang yang tercipta tak kunjung berbuah gol.
Skor 0-0 pun bertahan hingga peluit panjang, sehingga Garuda Muda harus puas mengawali Grup H dengan satu poin.
Susunan Pemain Indonesia vs Malaysia
Indonesia U-20: Dafa; Ibrah, Putu Apriawan, Fabio, Al Gazani; Isfandyar, Syahdan; Leeming, Kaka, Brkic; Salampessy.
Malaysia U-20: Iqhwan; Mustaqim, Aqasha, Imran, Hakimi, Husainiy; Arsyad, Arif, Hasyri; Afif, Zahrul.
(Ahmad Raul)