Leandro Paredes berbenturan dengan Gavi selama pertandingan final turnamen sepak bola Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 19 Juli 2026. (Foto oleh CHARLY TRIBALLEAU / AFP)
Leandro Paredes berbenturan dengan Gavi selama pertandingan final turnamen sepak bola Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 19 Juli 2026. (Foto oleh CHARLY TRIBALLEAU / AFP)

Piala Dunia 2026

Pemain Argentina Terancam Sanksi FIFA Terkait Penyerangan di Final Piala Dunia

Alfa Mandalika • 30 Juli 2026 19:46
Ringkasnya gini..
  • FIFA membuka proses disipliner terhadap Leandro Paredes, Nahuel Molina, dan Roberto Ayala atas dugaan penyerangan terhadap pemain Spanyol setelah final Piala Dunia 2026.
  • Ketiganya terancam hukuman skorsing apabila terbukti melanggar Kode Disiplin FIFA.
  • Selain itu, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) juga diselidiki terkait dugaan diskriminasi, demonstrasi politik, dan pelanggaran keamanan selama turnamen.
Jakarta: FIFA dikabarkan tengah melakukan penyelidikan disipliner terhadap tiga perwakilan tim nasional Argentina menyusul dugaan penyerangan terhadap pemain Spanyol usai final Piala Dunia 2026. Leandro Paredes, Nahuel Molina, dan asisten pelatih Roberto Ayala menjadi pihak yang diselidiki atas insiden yang terjadi di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat.
 
Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 pada final Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada 12 Juli. Gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan gelar juara dunia bagi Spanyol. Seusai pertandingan, suasana memanas hingga terjadi bentrokan yang melibatkan sejumlah pemain dan ofisial kedua tim.
 
Setelah melakukan penyelidikan selama sepekan, FIFA resmi membuka proses hukum terhadap Paredes, Molina, dan Ayala. Ketiganya diduga terlibat dalam aksi penyerangan terhadap sejumlah pemain Spanyol, di antaranya Gavi, Rodri, dan Dani Olmo.
   
 
Selain ketiga nama tersebut, FIFA juga membuka proses disipliner terhadap gelandang Argentina Thiago Almada dan pemain Spanyol Gavi atas dugaan perilaku tidak sportif selama insiden berlangsung.
 
Dilansir dari ESPN, perkara yang menjerat Paredes, Molina, dan Ayala menjadi kasus paling serius dalam rangkaian insiden pascalaga. Jika terbukti melanggar Kode Disiplin FIFA, ketiganya berpotensi menerima hukuman skorsing dalam jangka waktu yang panjang.
 
"Sesuai dengan Kode Disiplin FIFA, para pihak yang bersangkutan kini telah diberikan kesempatan untuk menyampaikan posisi mereka, setelah itu keputusan akan dikeluarkan oleh Komite Disiplin FIFA pada waktunya," demikian bunyi pernyataan resmi FIFA.
 
Tak hanya menyasar individu, FIFA juga membuka proses hukum terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) atas dugaan berbagai pelanggaran yang terjadi selama Piala Dunia 2026.
 
Penyelidikan terhadap AFA berkaitan dengan dugaan penggunaan acara olahraga untuk demonstrasi non olahraga, perilaku buruk tim, diskriminasi dan pelecehan rasis, serta pelanggaran ketertiban dan keamanan pertandingan.
 
(Muhammad Zaidan Rizky)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan