Lionel Messi (kanan) dan Lamine Yamal (AFP/Charly Triballeau)
Lionel Messi (kanan) dan Lamine Yamal (AFP/Charly Triballeau)

Timnas Argentina

Messi Restui Yamal Jadi Penerus Takhtanya

Gregorius Gelino • 19 Juli 2026 07:00
Ringkasnya gini..
  • Messi secara terbuka memuji bakat fantastis Yamal dan mengakui kedewasaan serta kontribusi besarnya di usia muda sebagai sesuatu yang luar biasa.
  • Messi melihat adanya potensi besar dalam diri Yamal untuk mengukir sejarah baru, sebuah pernyataan yang dinilai sebagai bentuk restu.
  • Meski melontarkan pujian tulus, Messi siap menjegal langkah Yamal dan memastikan Argentina meraih kemenangan atas Spanyol di final Piala Dunia 2026.
New York: Panggung sepak bola dunia akan menyaksikan momen antara dua generasi genius Barcelona ketika Lionel Messi dan Argentina menghadapi Lamine Yamal dengan Spanyol. Keduanya akan bertemu di final Piala Dunia 2026 yang digelar Senin, 20 Juli, dini hari nanti.
 
Messi mengaku takjub dengan kedewasaan Yamal yang sudah menjadi pilar penting di usia belia. Meski begitu, Messi menegaskan siap menjegal langkah Yamal dalam duel pembuktian di atas lapangan.

Pujian Tulus Messi untuk Yamal

Bukan rahasia lagi bahwa Lamine Yamal sering digadang-gadang sebagai penerus takhta Lionel Messi di Barcelona. Menanggapi fenomena tersebut, Messi tidak sungkan untuk menunjukkan rasa kagumnya secara terbuka.
 
"Lamine adalah pemain yang fantastis, yang saya ikuti perkembangannya secara dekat karena dia bermain untuk klub yang saya cintai dan selalu saya doakan yang terbaik," ujar Messi.

Messi mengakui bahwa apa yang dilakukan Yamal di usia yang sangat muda adalah sesuatu yang tidak biasa. Di saat remaja seusianya masih berjuang menembus tim utama, Yamal justru sudah menjadi pilar penting di panggung sepak bola dunia.

Baru 19 Tahun Tapi Sudah Jadi Pemimpin Dunia

Melihat perkembangan pesat Yamal, Messi menambahkan betapa besarnya potensi yang dimiliki oleh pemain muda Spanyol tersebut.

Baca juga: Scaloni Puji Messi yang Gendong Argentina di Usia Senja

"Di usianya yang baru 19 tahun, dia sudah menjadi salah satu tokoh terkemuka di dunia. Dia memiliki seluruh karier di depannya dan kesempatan untuk mencapai sesuatu yang bersejarah."
 
Pernyataan ini seperti sebuah restu dari sang mentor kepada juniornya. Messi melihat ada percikan genius yang sama seperti saat dirinya pertama kali menggebrak dunia bersama Blaugrana belasan tahun lalu.

Peringatan Keras Messi Jelang Duel Lapangan

Namun, romansa pujian itu langsung berubah menjadi tensi kompetisi yang panas di akhir kalimat Messi. Sebagai seorang pemenang sejati, Messi menegaskan bahwa dia tidak akan membiarkan sang wonderkid melangkahinya begitu saja di atas lapangan hijau.
 
"Kami akan berusaha memastikan hal itu (kemenangan Spanyol) tidak terjadi kali ini!"
 
Pernyataan penutup ini menjadi sinyal perang pembuka. Messi mengirimkan pesan jelas bahwa di atas lapangan, tidak ada ruang untuk nostalgia atau rasa segan. Hubungan emosional dengan Barcelona akan dikesampingkan demi profesionalisme dan ambisi meraih kemenangan.
 
Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan