Soroti Ketegasan Roberto Martinez
Riise tidak hanya menyoroti Ronaldo secara individu, tetapi juga mengarahkan kritiknya kepada pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez. Ia menilai Martinez gagal menunjukkan ketegasan dalam mengelola ego dan status kebintangan pemainnya."Saya tidak berpikir Roberto Martinez menangani situasi itu dengan cara yang tepat. Dia harusnya menunjukkan kendali dan memprioritaskan tim di atas pemain individu," kata Riise.
Dalam kacamata sepak bola modern, pelatih dituntut berani mengambil keputusan sulit. Bagi Riise, mengutamakan sistem dan keseimbangan tim harusnya berada di atas nama besar seorang pemain, betapapun ikoniknya pemain tersebut.
Baca juga: Jorge Jesus Resmi Latih Timnas Portugal, Hubungan dengan Cristiano Ronaldo Jadi Sorotan
Performa Piala Dunia yang Menyedihkan
Lebih jauh, Riise secara blak-blakan menyoroti penurunan performa Ronaldo di turnamen besar dunia. Ia merasa ironis melihat standar sang striker yang kini jauh menurun dibandingkan masa kejayaannya."Saya tahu pelatih Portugal mencintai Ronaldo, tapi saya pikir situasi Ronaldo di Piala Dunia cukup menyedihkan. Dia sama sekali tidak mencetak gol, kemudian ia mengatakan sudah kembali ketika mencetak dua gol ke gawang Uzbekistan," urainya.
Tuntutan Sepak Bola Modern
Puncak dari pandangan kritis pria asal Norwegia ini adalah desakan agar Ronaldo segera pensiun dari Timnas Portugal. Ia menyoroti bagaimana taktik sepak bola modern sangat bergantung pada fisik dan kolektivitas pressing dari seluruh pemain di lapangan."Dia harusnya pensiun dari sepak bola internasional dan memberi kesempatan itu kepada pemain yang lebih muda. Sepak bola modern sangat menuntut secara fisik, mereka butuh 11 pemain berlari dan berjuang untuk tim, kecuali anda Messi," tutupnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda