Penunjukan Jorge Jesus langsung menarik perhatian publik Portugal. Selain rekam jejak panjangnya di dunia sepak bola, pelatih berusia 71 tahun itu juga memiliki hubungan dekat dengan Cristiano Ronaldo setelah keduanya pernah bekerja sama di Al Nassr.
Jesus kini menghadapi tantangan besar untuk membawa Portugal kembali bersaing di level tertinggi. Ia akan memimpin tim dalam persiapan menuju Piala Eropa 2028 dan Piala Dunia 2030, ketika Portugal akan menjadi salah satu tuan rumah bersama Spanyol dan Maroko.
Jorge Jesus Dipercaya Berkat Pengalaman dan Prestasi
Keputusan Portugal memilih Jorge Jesus bukan tanpa alasan. Ia merupakan salah satu pelatih paling berpengalaman di sepak bola modern Portugal dengan perjalanan karier yang mencakup berbagai kompetisi besar.
Nama Jesus mulai mendapat perhatian luas ketika menangani Benfica. Di klub tersebut, ia berhasil memenangkan sejumlah gelar domestik dan membawa Benfica mencapai dua final Liga Europa.
Prestasi internasional terbesarnya datang bersama Flamengo pada 2019. Saat itu, Jesus membawa klub Brasil tersebut meraih gelar Copa Libertadores dan Campeonato Brasileiro dalam satu musim yang sama.
Setelah itu, ia melanjutkan karier di Timur Tengah bersama Al Hilal dan Al Nassr. Pengalamannya menangani berbagai tipe pemain dan budaya sepak bola berbeda menjadi salah satu nilai tambah yang membuatnya dipercaya menangani Timnas Portugal.
Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Kembali Bekerja Sama
Salah satu cerita terbesar dari penunjukan Jorge Jesus adalah kemungkinan kembalinya kerja sama dengan Cristiano Ronaldo.
Keduanya sudah saling mengenal ketika berada di Al Nassr. Jesus memahami karakter Ronaldo sebagai pemain, sementara Ronaldo juga mengenal pendekatan kepelatihan yang diterapkan oleh Jesus.
Masa depan Ronaldo bersama Timnas Portugal menjadi salah satu perhatian utama menjelang era baru Seleção. Meski usianya tidak lagi muda, pengalaman dan kepemimpinan pemain berusia 41 tahun itu masih dianggap penting bagi skuad Portugal.
Namun, Jesus juga memiliki tugas untuk memastikan Portugal tidak hanya bergantung pada satu pemain. Regenerasi akan menjadi bagian penting dari proyek jangka panjangnya.
Membangun Kembali Portugal Setelah Piala Dunia 2026
Tantangan terbesar Jorge Jesus adalah mengembalikan kepercayaan publik setelah Portugal gagal mencapai target di Piala Dunia 2026.
Portugal sebenarnya memiliki banyak pemain berkualitas seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Rafael Leão, serta sejumlah pemain muda yang mulai berkembang di level klub.
Namun, kualitas individu belum selalu berubah menjadi kesuksesan tim. Jesus dituntut untuk menemukan formula permainan yang mampu menggabungkan pengalaman pemain senior dengan energi generasi baru.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda