Penyerang berusia 25 tahun itu mencetak gol pertama Yordania di putaran final Piala Dunia, sebuah momen bersejarah yang menjadi tonggak baru bagi sepak bola negara Timur Tengah tersebut.
Meski gagal mengamankan poin, gol Olwan memastikan laga di Levi's Stadium, Santa Clara, Rabu (17/6) WIB, tetap menjadi salah satu pertandingan paling bersejarah dalam perjalanan sepak bola Yordania.
Ali Olwan Cetak Gol Pertama Yordania di Piala Dunia
Yordania mengawali pertandingan dengan menghadapi tekanan dari Austria yang lebih berpengalaman di level internasional.
Romano Schmid membawa Austria unggul lebih dulu lewat gol spektakuler dari luar kotak penalti pada menit ke-20. Namun, Yordania tidak kehilangan semangat dan terus berupaya mencari celah di lini pertahanan lawan.
Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-50. Ali Olwan melakukan aksi individu impresif dengan menggiring bola dari area tengah lapangan sebelum melepaskan tembakan keras yang membentur tiang dan masuk ke gawang Austria.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 sekaligus mengukir sejarah sebagai gol pertama Yordania sepanjang keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia.
Selebrasi Haru untuk Rekan yang Absen karena Cedera
Momen bersejarah itu semakin emosional berkat selebrasi yang dilakukan Olwan.
Sesaat setelah mencetak gol, ia mengangkat jersey bernomor 11 milik Yazan Al-Naimat, striker andalan Yordania yang harus melewatkan Piala Dunia 2026 akibat cedera ligamen lutut.
Aksi tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada Al-Naimat yang berperan besar dalam membawa Yordania lolos ke putaran final untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Selebrasi itu pun mendapat apresiasi luas dari para pendukung Yordania karena menunjukkan kuatnya solidaritas di dalam skuad Al-Nashama.
Dari Pahlawan Kualifikasi Menjadi Bagian Sejarah
Ali Olwan sebenarnya bukan sosok baru bagi publik sepak bola Yordania.
Sebelum tampil di Piala Dunia 2026, ia sudah menjadi salah satu pemain kunci dalam perjalanan tim menuju turnamen terbesar dunia tersebut.
Olwan mencuri perhatian saat mencetak hattrick ke gawang Oman pada babak kualifikasi. Kemenangan 3-0 dalam laga tersebut memastikan Yordania mengamankan tiket bersejarah menuju Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Ia juga menjadi salah satu penyumbang gol terbanyak bagi tim selama perjalanan menuju Piala Dunia.
Menariknya, Olwan sempat diragukan bisa tampil di turnamen ini setelah menjalani operasi akibat cedera pergelangan kaki. Namun, ia berhasil pulih tepat waktu dan langsung mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola negaranya.
Austria Menang, tapi Yordania Mencuri Perhatian
Setelah berhasil menyamakan kedudukan, Yordania sempat memberikan tekanan kepada Austria dan membuat pertandingan berjalan lebih seimbang.
Namun, Austria kembali unggul pada menit ke-77 setelah gol bunuh diri Yazan Al-Arab. Das Team kemudian memastikan kemenangan lewat penalti Marko Arnautovic pada masa injury time.
Skor akhir 3-1 memang berpihak kepada Austria, tetapi penampilan Yordania mendapat banyak pujian. Wakil Asia tersebut menunjukkan keberanian dan daya juang tinggi saat menghadapi salah satu tim kuat Eropa.
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda