Prosesi pengambilan sumpah dipimpin oleh Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas. Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum Nico Afinta, Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia Lintang Paramitasari Parnohadiningrat, serta Kepala KJRI Sydney Pendekar Muda Leonard Sondakh.
Dalam sambutannya, Supratman berharap kehadiran Luke Vickery dapat memberikan kontribusi nyata bagi Timnas Indonesia yang tengah mempersiapkan diri menghadapi berbagai agenda internasional, termasuk target besar lolos ke Piala Dunia 2030.
"Saya berharap Luke bisa berjuang bersama dengan pemain timnas lain untuk bahu membahu mewujudkan keinginan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan masyarakat Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2030," ujar Supratman.
Harapan tersebut disambut positif oleh Vickery. Pemain yang saat ini berkarier di Liga Australia itu menyatakan siap memberikan seluruh kemampuannya demi lambang Garuda di dada.
"Saya bersama tim siap untuk membawa Indonesia tampil di Piala Dunia 2030," kata Luke Vickery.
Luke Vickery lahir di Hawaii, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2005. Darah Indonesia mengalir dari nenek pihak ibunya yang lahir di Medan, Sumatra Utara, sehingga membuatnya memenuhi syarat untuk menjalani proses naturalisasi menjadi WNI.
Saat ini, Vickery memperkuat Macarthur FC di A-League, atau kasta tertinggi kompetisi sepak bola Australia. Sebelumnya, ia juga sempat membela Western United.
Pada musim 2025/2026, Vickery tampil dalam 24 pertandingan bersama Macarthur FC. Dari total 1.358 menit bermain, ia mencetak lima gol dan satu assist, sekaligus menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu penyerang muda yang berkembang di kompetisi Australia.
Baca Juga :
Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Banner Kontroversial dalam Perayaan Kemenangan
Sebelum memilih membela Indonesia, Vickery juga pernah memperkuat Timnas Australia U-19. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga karena ia telah terbiasa bersaing di level internasional sejak usia muda.
Bergabungnya Vickery menambah pilihan bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, di sektor penyerangan. Dengan usia yang masih muda serta pengalaman bermain di kompetisi luar negeri, ia diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kedalaman skuad Garuda.
Naturalisasi Vickery juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tim nasional dalam menghadapi babak kualifikasi dan turnamen internasional menuju Piala Dunia 2030. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata agar Indonesia semakin kompetitif di level Asia maupun dunia.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda