Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengonfirmasi Deschamps meninggalkan kamp Les Bleus untuk menghadiri prosesi pemakaman keluarganya yang akan berlangsung di Prancis.
Absennya Deschamps menjadi kabar yang mengejutkan di tengah performa impresif Prancis yang sudah memastikan tiket ke babak gugur.
Tinggalkan Kamp Tim Setelah Terima Kabar Duka
Menurut pernyataan resmi FFF, Deschamps menerima kabar meninggalnya sang ibu pada Selasa (23/6) pagi waktu setempat.
Setelah berdiskusi dengan jajaran federasi, pelatih berusia 57 tahun tersebut memutuskan pulang ke Prancis untuk menghadiri pemakaman.
"Didier Deschamps tidak akan dapat memimpin sesi latihan menjelang pertandingan Norwegia melawan Prancis. Dia juga akan absen pada pertandingan terakhir Grup I," tulis FFF.
Federasi juga menyampaikan dukungan penuh kepada Deschamps dan keluarganya yang tengah berduka.
Guy Stephan Pimpin Les Bleus untuk Sementara
Selama Deschamps meninggalkan kamp tim, tugas memimpin Prancis akan dijalankan oleh asisten pelatih Guy Stephan.
Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan antara Deschamps dan Presiden FFF Philippe Diallo yang saat ini mendampingi skuad Prancis di turnamen.
Guy Stephan bukan sosok asing bagi Les Bleus. Ia telah lama menjadi tangan kanan Deschamps dan terlibat dalam berbagai kesuksesan tim nasional Prancis dalam beberapa tahun terakhir.
Karena itu, transisi kepemimpinan sementara diyakini tidak akan mengganggu persiapan tim menjelang laga melawan Norwegia.
Prancis Sudah Kantongi Tiket ke Babak Gugur
Di tengah kabar duka yang menimpa sang pelatih, Prancis tetap berada dalam posisi yang nyaman di Grup I.
Les Bleus telah memastikan tempat di fase gugur setelah meraih dua kemenangan beruntun pada dua laga awal. Prancis mengawali turnamen dengan kemenangan 3-1 atas Senegal sebelum menundukkan Irak 3-0.
Enam poin yang telah dikumpulkan membuat mereka menjadi salah satu tim yang lebih dulu memastikan lolos ke babak 32 besar.
Laga kontra Norwegia Tetap Penting
Meski tiket ke fase knockout sudah berada di tangan, pertandingan melawan Norwegia tetap memiliki arti penting bagi Prancis.
Kemenangan akan memastikan Les Bleus mengakhiri fase grup sebagai juara Grup I dan menjaga momentum positif sebelum memasuki fase gugur.
Untuk sementara, fokus skuad Prancis bukan hanya menuntaskan fase grup dengan hasil maksimal, tetapi juga memberikan dukungan kepada Deschamps yang tengah menghadapi masa sulit bersama keluarganya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda