Como akan menjamu RB Leipzig pada laga debut di Liga Champions yang dijadwalkan pada Jumat, 11 September 2026. Pertandingan tersebut akan menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, Como tampil di kompetisi elit antarklub Eropa tersebut.
Antusiasme suporter Como pun sangat tinggi. Namun, jumlah permintaan tiket jauh melebihi kapasitas Stadion Giuseppe Sinigaglia yang menjadi markas klub.
Tiket Debut Como Terbatas
Stadio Giuseppe Sinigaglia yang berada di tepi Danau Como memiliki kapasitas sekitar 12 ribu penonton. Namun, jumlah tersebut kembali berkurang sekitar 1.000 kursi karena adanya persyaratan penyiaran dan operasional dari UEFA atau Uni Sepak Bola Eropa.
Kondisi tersebut membuat tiket pertandingan menjadi sangat terbatas. Setelah seluruh tiket terjual, masih terdapat pendukung Como yang tidak bisa mendapatkan kesempatan menyaksikan langsung debut bersejarah klub.
Situasi itu kemudian membuat Suwarso dan beberapa eksekutif Como mengambil keputusan untuk menyerahkan kursi mereka kepada kelompok suporter setia.
Como Prioritaskan Suporter Senior
Suwarso mengumumkan keputusan tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyebut sejumlah eksekutif klub, termasuk dirinya, memilih melepaskan tempat duduk untuk pertandingan melawan RB Leipzig.
"Dengan kapasitas yang berkurang dan jumlah tiket yang terbatas, sayangnya kami tidak dapat mengakomodasi semua orang yang ingin hadir," tulis Suwarso.
"Namun, beberapa eksekutif klub dan saya telah memutuskan untuk melepaskan tempat duduk kami untuk pertandingan ini."
Kursi tersebut diprioritaskan bagi pendukung yang telah menunggu paling lama untuk menyaksikan Como tampil di panggung Eropa. Klub secara khusus memberikan kesempatan kepada penggemar yang lahir pada 1950 atau sebelumnya.
"Kami ingin kursi-kursi itu dialokasikan kepada para pendukung yang telah menunggu paling lama, penggemar yang lahir pada tahun 1950 atau sebelumnya, yang telah mengikuti Como melalui setiap divisi dan setiap era," lanjut Suwarso.
"Kami akan merasa terhormat untuk memberikan tempat duduk kami kepada mereka." Pungkasnya.
Keputusan Como tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap loyalitas para pendukung senior. Mereka telah menyaksikan klub melewati berbagai periode dalam sejarahnya, termasuk ketika Como bermain di sejumlah divisi berbeda.
(Muhammad Zaidan Rizky)