Pada pertemuan sebelumnya di Spanyol, pendukung City sempat membuat Vinicius kesal karena membentangkan spanduk bergambar Rodri yang sedang membawa trofi Balon d'Or dan bertuliskan “berhentilah menangis”. Tapi dalam laga di Stadion Etihad dini hari tadi, Vinicius malah jadi pahlawan dengan mencetak 2 gol penentu kemenangan Madrid.
Gol pertama Vinicius lahir melalui titik penalti pada menit ke-22. Ia kemudian menambah gol kedua pada masa tambahan waktu babak kedua, memastikan kemenangan Madrid sekaligus mengunci agregat 5-1 untuk lolos ke perempat final.
Baca juga: Arbeloa Sanjung Pengorbanan Pemain Madrid untuk Singkirkan City
Selebrasi yang dilakukan Vinicius pun menjadi sorotan. Usai mencetak gol, ia berpose di dekat bendera sudut lapangan, lalu membuat gestur seolah menangis dengan kedua tangannya. Aksi tersebut menjadi simbol balasan atas kritik dan ejekan yang sempat ia terima musim lalu.
Momen itu tak lepas dari pertemuan kedua tim pada Februari 2025, ketika fans City menampilkan spanduk bergambar Rodri yang memegang trofi Ballon d'Or. Penghargaan tersebut dimenangkan Rodri, mengalahkan Vinicius dalam persaingan pemain terbaik dunia.
Kebangkitan Vinicius juga terasa spesial setelah sebelumnya gagal mengeksekusi penalti pada leg pertama. Kali ini, ia sukses mengecoh kiper lawan, Gianluigi Donnarumma, sekaligus menebus kegagalannya di Santiago Bernabeu pekan lalu.
"Sepak bola memang seperti itu, selalu ada kesempatan lain. Kami menang di sini dan kami lolos ke perempat final," ujar Vinícius kepada Movistar usai pertandingan.
Kemenangan ini menegaskan mental juara Madrid di kompetisi Eropa, sekaligus menjadi panggung pembuktian bagi Vinícius sebagai salah satu pemain kunci Los Blancos di Liga Champions. (Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News