Skuat Manchester City menelan kekalahan dari Real Madrid. (Foto: AFP/Oli Scarff)
Skuat Manchester City menelan kekalahan dari Real Madrid. (Foto: AFP/Oli Scarff)

Masa Depan City Tetap Cerah! Pesan Berkelas Pep Guardiola Usai Didepak Real Madrid

Alfa Mandalika • 18 Maret 2026 11:11
Ringkasnya gini..
  • Pelatih Pep Guardiola menegaskan Manchester City tetap memiliki masa depan cerah meski tersingkir dari Liga Champions usai dikalahkan Real Madrid.
  • City harus mengakui keunggulan Madrid setelah kalah 1-2 pada leg kedua babak 16 besar Champions League dan tersingkir dengan agregat 1-5. Hasil ini sekaligus menjadi yang ketiga kalinya secara beruntun City dihentikan oleh Madrid di Champions League.
  • Sejak awal pertandingan, City tampil agresif dan mampu menekan pertahanan Madrid. Namun, situasi berubah setelah Bernardo Silva menerima kartu merah pada pertengahan babak pertama.
Manchester: Pelatih Pep Guardiola menegaskan Manchester City tetap memiliki masa depan cerah meski tersingkir dari Liga Champions usai dikalahkan Real Madrid.
 
City harus mengakui keunggulan Madrid setelah kalah 1-2 pada leg kedua babak 16 besar Champions League dan tersingkir dengan agregat 1-5. Hasil ini sekaligus menjadi yang ketiga kalinya secara beruntun City dihentikan oleh Madrid di Champions League.
 
Sejak awal pertandingan, City tampil agresif dan mampu menekan pertahanan Madrid. Namun, situasi berubah setelah Bernardo Silva menerima kartu merah pada pertengahan babak pertama.

Silva diusir keluar lapangan setelah tangannya menghentikan bola hasil tembakan Vinícius Júnior di garis gawang. Keputusan tersebut berujung penalti yang sukses dikonversi oleh Vinícius menjadi gol pembuka.
 
City sempat menyamakan kedudukan melalui Erling Haaland menjelang akhir babak pertama. Namun, Madrid kembali unggul lewat gol kedua Vinícius pada masa tambahan waktu.
 
Guardiola menilai insiden kartu merah tersebut bukan kesalahan fatal dari Silva. Ia menegaskan bahwa keputusan itu merupakan reaksi spontan dalam situasi krusial.
 
“Ini bukan kesalahan yang disengaja, itu adalah reaksi. Hal seperti ini bisa terjadi dalam sepak bola,” ujar Guardiola.
 
Ia juga menolak menyalahkan pemainnya dan menilai timnya telah tampil baik, terutama saat bermain dengan jumlah pemain lengkap.
 
"Hal itu bisa dihindari. Oke, misalnya mencetak gol dan bermain 11 lawan 11. Saya tidak akan pernah menyalahkan pemain saya untuk hal itu," ujarnya.
 
"Perasaan saya adalah saya akan sangat senang jika kami bisa memulai dan bermain seperti itu, saya akan sangat senang jika bisa bermain 11 lawan 11, tetapi begitulah sepak bola," ujarnya.
 
Menurut Guardiola, Madrid adalah tim yang mampu memanfaatkan setiap kesalahan lawan. Hal itu menjadi faktor utama kekalahan City dalam laga tersebut.
 
“Mereka tim luar biasa yang akan menghukum Anda ketika melakukan kesalahan,” tambahnya.
 
Pep juga memastikan timnya akan kembali lebih kuat musim depan.
 
“Masa depan kami cerah dan kami akan kembali musim depan,” tegasnya.
 
Dengan tersingkirnya dari Champions League, Manchester City kini mengalihkan fokusnya ke final Carabao Cup menghadapi Arsenal yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 22 Maret 2026. (Muhammad Zaidan Rizky)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan