Pelatih Bayern Muenchen, Vincent Kompany, termenung usai timnya disingkirkan PSG (AFP/Odd Andersen)
Pelatih Bayern Muenchen, Vincent Kompany, termenung usai timnya disingkirkan PSG (AFP/Odd Andersen)

Bayern Munchen

Kompany tak Terima Bayern Kalah dari PSG

Gregorius Gelino • 07 Mei 2026 09:55
Ringkasnya gini..
  • Kompany merasa Bayern bermain lebih baik ketimbang PSG pada babak pertama meski kebobolan.
  • Kompany merasa detail kecil menentukan kekalahan Bayern dari PSG di semifinal Liga Champions.
  • PSG mampu menutup area berbahaya sehingga Bayern tak terlalu merepotkan Safonov.
Munchen: Bayern Munchen tersingkir dari Liga Champions setelah bermain imbang 1-1 dengan PSG pada leg kedua semifinal Liga Champions yang digelar Kamis, 7 Mei, dini hari tadi. FC Hollywood kalah dengan agregat 5-6 dari Les Parisiens.

Keluhkan Penyelesaian Akhir

Pelatih Bayern, Vincent Kompany, masih sulit menerima kenyataan timnya tersingkir dari Liga Champions. Ia merasa Bayern bermain cukup baik terutama pada babak pertama, tapi kegagalan para pemain Bayern menuntaskan peluang yang diciptakan.
 
"Tentu saja kekalahan ini sangat sulit diterima, kami kalah tipis. Kami mengimbangi PSG, pertandingan ini ditentukan detail kecil," ujar Kompany di laman resmi klub.

Baca juga: Luis Enrique Meledak! PSG ke Final Liga Champions, Sebut Timnya Punya Mental Baja

"Babak pertama kami berjalan baik, saya merasa kami adalah tim yang lebih baik dan sering menembus area berbahaya, tapi PSG bertahan dengan sangat baik," jelasnya.

Puji Pertahanan PSG

Kendati demikian, Kompany mengakui bahwa PSG adalah tim yang hebat. PSG bertahan dengan aktif, menutup area di tengah kotak penalti sehingga kiper Matfey Safonov relatif tak banyak melakukan penyelamatan yang sulit karena mayoritas tembakan Bayern dilakukan dari sisi kotak penalti.
 
"Mereka bertahan dengan sangat aktif. Meski kami bisa mencapai daerah berbahaya, mereka memastikan kami tidak bisa melepaskan tembakan," urainya.

"Dasar tim ini selalu energi, yang tim ini perlihatkan lagi. Sedihnya kami tidak bisa menembus final, tapi kami harus mengakui bahwa lawan adalah tim yang sangat hebat," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan