Fernando Alonso bertahan di Aston Martin hingga akhir musim 2027. (instagram @fernandoalo_oficial)
Fernando Alonso bertahan di Aston Martin hingga akhir musim 2027. (instagram @fernandoalo_oficial)

Fernando Alonso Bertahan di Aston Martin, Ogah Pensiun di Usia 45 Tahun

Adri Prima • 30 September 2026 23:35
Ringkasnya gini..
  • Fernando Alonso memastikan bertahan bersama Aston Martin setidaknya satu tahun lagi untuk melanjutkan karier di Formula 1.
  • Alonso masih yakin memiliki kecepatan kompetitif meski telah berusia 45 tahun dan menghadapi musim sulit bersama Aston Martin.
  • Alonso ingin membantu F1 menghadapi transisi regulasi hibrida sambil mendorong karakter mobil yang lebih mengandalkan insting pembalap.
Jakarta: Fernando Alonso memastikan bertahan di Aston Martin setidaknya untuk satu tahun ke depan. Pembalap asal Spanyol berusia 45 tahun itu meyakini dirinya masih bisa kompetitif untuk melanjutkan karier di Formula 1.

"Ini adalah hidup saya. Ini ada dalam darah saya," ujar Alonso.

"Hal yang paling jelas bagi saya untuk terus membalap adalah kepercayaan diri bahwa saya masih memiliki sesuatu yang lebih. Saya masih merasa secepat siapa pun, jadi mari kita coba lagi,” sambungnya.

Alonso memulai kariernya di Formula 1 pada 2001. Meski kini telah memasuki usia 45 tahun, ia menolak anggapan bahwa kemampuan balapnya telah menurun.

Aston Martin memang menghadapi musim yang sulit dan belum mampu bersaing di papan atas. Namun, Alonso tetap menemukan kepuasan ketika mampu memanfaatkan kesalahan pembalap lain yang lebih muda. Salah satu contohnya terjadi pada GP Belanda. Alonso mampu finis di posisi kesembilan meski mendapat tekanan dari sejumlah mobil yang secara performa lebih cepat.

Sejumlah faktor turut memengaruhi keputusan Alonso untuk melanjutkan kariernya, mulai dari performa pribadi hingga proyek teknis Aston Martin. Terlebih lagi,  Alonso ingin ikut membantu F1 melewati transisi menuju regulasi mesin hibrida baru.

Meski kerap mengkritik tajam regulasi mesin hibrida, namun Alonso merasa memiliki tanggung jawab sebagai salah satu pembalap senior untuk ikut memberikan masukan kepada FIA dan Formula 1 mengenai arah regulasi.

Ia berharap perubahan rasio tenaga baterai pada masa mendatang dapat membuat karakter mobil kembali lebih mengandalkan insting pembalap, terutama ketika melakukan pengereman dan akselerasi.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(PRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan