Niki Lauda (Foto: AFP/Andrej Isakovic)
Niki Lauda (Foto: AFP/Andrej Isakovic)

Legenda F1 Niki Lauda Tutup Usia

Olahraga f1 gp f1 F1 2019
Muhammad Al Hasan • 21 Mei 2019 11:34
Niki Lauda merupakan salah satu legenda F1 pada era 1970 hingga 1980an. Sepanjang karier, ia berhasil meraih gelar F1 sebanyak tiga kali.
 
Jakarta
: Kabar duka datang dari dunia balap Formula 1. Salah satu legendanya, Niki Lauda meninggal dunia pada usia 70 tahun.
 
Lauda harus menghembuskan napas terakhirnya setelah menjalani operasi jantung di sebuah rumah sakit Austria pada Senin 20 Mei malam hari waktu setempat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lauda tercinta kami telah meninggal dengan damai bersama keluarga pada hari Senin," kata keluarga sebagaimana dikutip FOX, Selasa, 21 Mei 2019.
 
"Prestasinya yang unik sebagai atlet dan wirausahawan adalah dan akan tetap tak terlupakan, semangat tak kenal lelah untuk beraksi, keterusterangan dan keberaniannya akan selalu iingat," kata keluarga.

Baca: Rossi Mengaku Kalah Akselerasi dari Ducati


Sebelum meninggal, Lauda sempat berlibur di Ibiza. Pada momen itulah, ia merasakan sakit pada paru-parunya sehingga ia bersama keluarganya harus kembali ke Wina untuk mendapatkan perawatan.
 
Usai mendapat perawatan di rumah sakit, kondisi Lauda tak kunjung membaik. Kondisinya pun semakin memburuk ketika tim dokter memutuskan untuk melakukan operasi kepadanya.
 
Kabar Lauda meninggal dunia tentu menjadi duka yang mendalam bagi dunia F1. Mengingat, ia merupakan legenda di ajang balap mobil paling bergengsi dunia pada era 1970 hingga 1980an.
 
Sepanjang karier, Lauda berhasil menjadi juara dunia sebanyak tiga kali. Di antaranya adalah tahun 1975, 1977 dan 1984. Sejumlah tim pun juga ditungganginya, di antaranya Ferarri dan Mclaren yang merupakan top konstruktor F1.

Baca: Hamilton Ungkap Pembalap yang Jadi Ancaman Terbesarnya


Tak hanya prestasinya. Momen buruk yang dialaminya pada F1 musim 1976 juga masih diingat para pencinta F1. Tepatnya saat ia melakoni balapan di Nurburgring pada 1 Agustus. Saat itu, ia mengalami kecelakaan hebat.
 
Kecelakaan itu mengakibatkan Lauda mengalami luka bakar parah di wajah. Selain itu, ia juga harus mengalami kerusakan pada jantungnya karena menghirup gas beracun akibat kecelakaan mobil tersebut.
 
Selain jantung, Lauda tercatat mendapatkan cangkok ginjal akibat kecelakaan itu. Sumbangan ginjal didapatnya dari saudara laki-lakinya pada 1997 dan dar istrinya pada 2005.
 
Lauda akhirnya memutuskan pensiun dari F1 pada 1985. Setelah pensiun, ia beralih profesi sebagai entrepeneur, Ketua Non Eksekutif di Mercedes pada 2012. Ia juga punya andil besar dalam perkembangan juara dunia lima kali Lewis Hamilton. (Fox Sports)
 

Video: Marc Marquez Si Juara MotoGP Prancis
 

 

(PAT)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif