Sejumlah pembalap menyampaikan kritik terhadap karakteristik sirkuit. Alex Albon dari Williams menyebut balapan di sirkuit baru itu terasa "sangat membosankan”.
Juara dunia Lando Norris turut menyoroti desain lintasan. Menurutnya, sirkuit cukup menarik saat kualifikasi, tetapi kurang mendukung balapan kompetitif.
Norris secara khusus menilai Tikungan 18 dan 19 tidak efektif dan menyarankan agar bagian tersebut diganti dengan lintasan lurus panjang menuju tikungan tusuk konde.
Pemenang balapan Kimi Antonelli juga menilai layout saat ini menyulitkan pembalap melakukan manuver karena risiko kontak yang tinggi. "Saat ini, Anda hanya akan terjebak di belakang mobil lain sepanjang balapan," ujarnya.
Berbeda dengan pembalap, sejumlah prinsipal tim mengapresiasi penyelenggaraan balapan perdana. Prinsipal Ferrari Frederic Vasseur menyebut sirkuit Madring memiliki fleksibilitas untuk melakukan modifikasi lintasan.
Baca Juga :
5 Fakta Sirkuit Madring, Venue Baru F1 di Madrid
Wolff juga mengonfirmasi telah berdiskusi dengan CEO sirkuit terkait perubahan tata letak untuk meningkatkan peluang menyalip pada musim depan.
Terima masukan
Managing Director Madring, Luis Garcia Abad, mengatakan pihaknya terbuka terhadap masukan dan akan mengevaluasi lintasan bersama FIA serta FOM.
"FIA telah mendefinisikan dengan jelas cara untuk meningkatkan tata letak lintasan. Kami memiliki ruang, fasilitas, dan kapasitas untuk melakukannya. Jika kami bisa meningkatkan sesuatu, kami akan melakukannya untuk tahun depan," tegas Garcia Abad.
Selain layout, penyelenggara menghadapi keluhan penonton terkait akses fasilitas, visibilitas, dan area penonton yang belum sepenuhnya siap. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan waktu persiapan yang terbatas untuk balapan perdana di sirkuit yang menggabungkan jalan raya Ifema dan bagian permanen seperti tikungan banked La Monumental.