Praveen/Melati gugur di semifinal karena tak sanggup membendung perlawanan wakil Korea Selatan, Choi Solgyu/Shin Seung Chan. Meski begitu, mereka tetap berjuang maksimal di sepanjang pertandingan.
Klik: Tunggal Putri Indonesia Habis di Perempat Final
Butuh waktu sekitar sejam bagi Choi/Shin untuk menghentikan perjuangan Praveen/Melati. Laga baru bisa mereka tutup setelah tampil habis-habisan dengan skor ketat, 22-20, 18-21 dan 21-17.
Sesuai dengan hasil akhir yang tertera, momen paling seru memang terjadi pada game pertama. Pasalnya, Praveen/Melati yang tertinggal lebih dulu malah mampu mengimbangi raihan poin saat kedudukan 16-16. Sayang, mereka kurang konsisten saat memainkan poin deuce.
Klik: Praveen/Melati Susah Payah Tembus Semifinal
Permainan Praveen/Melati mulai membaik ketika memainkan game kedua. Mereka jarang melakukan kesalahan sendiri dan bahkan bisa mencetak tujuh pun secara beruntun. Kondisi ini membuat Choi/Shin kalah pada game kedua.
Ketika memainkan game ketiga, Choi/Shin seperti sudah bisa membaca permainan Praveen/Melati. Pasalnya, mereka bisa menang lebih cepat dan raihan poinnya pun tak pernah disalip Praveen/Melati.
Dengan kekalahan Praveen/Melati, artinya Indonesia hanya menyisakan satu wakil di fase semifinal, yakni ganda putri Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto. Keduanya akan tampil sesaat lagi kontra Chang Ye Na/Jung Kyung Eun (Korea Selatan).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News