Bagi pencinta badminton Tanah Air, akhir turnamen terasa manis. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil membawa pulang satu gelar untuk Indonesia dari sektor ganda putra turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.
Japan Open 2026 digelar pada 14 hingga 19 Juli dengan total hadiah USD950.000. Seluruh pertandingannya berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang.
Fajar/Fikri Gagalkan Unggulan Pertama
Sorotan utama datang dari final ganda putra. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menundukkan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, dalam dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-17.
Pertandingan berlangsung selama 45 menit. Fajar/Fikri tampil cukup tenang meski menghadapi pasangan Korea yang agresif sejak awal laga. Mereka mampu merebut gim pembuka yang ketat, kemudian menahan kebangkitan Kim/Seo pada penghujung gim kedua.
Saat kedudukan sempat imbang 17-17, pasangan Indonesia mencetak empat angka beruntun. Rangkaian poin itu langsung mengunci kemenangan sekaligus memastikan Indonesia tidak pulang dengan tangan kosong dari Tokyo.
Gelar tersebut juga menjadi titel Japan Open pertama yang diraih Fajar/Fikri setelah dipasangkan sejak pertengahan tahun lalu.
Christo Popov Redam Tuan Rumah
Pada sektor tunggal putra, Christo Popov keluar sebagai juara setelah menghentikan wakil tuan rumah, Koki Watanabe.
Pemain Prancis tersebut tampil dominan pada gim pertama. Popov hanya memberikan 11 angka kepada Watanabe sebelum menutup gim pembuka dengan kemenangan 21-11.
Watanabe memberi perlawanan lebih kuat pada gim kedua. Dukungan penonton tuan rumah membuat pertandingan terasa lebih rapat, tetapi Popov tetap mampu mengendalikan momen penting dan menyelesaikan pertandingan dengan skor 21-19 dalam tempo 49 menit.
PV Sindhu Kembali ke Podium Tertinggi
Pusarla V. Sindhu menjadi juara tunggal putri setelah mengalahkan bintang Jepang, Akane Yamaguchi. Sindhu menang dua gim langsung dengan skor kembar 21-17 dan 21-17 dalam waktu 50 menit.
Sindhu tidak membiarkan Yamaguchi terlalu lama membangun ritme. Serangan yang dalam, jangkauan luas, serta keberanian mengambil bola dari depan net membuat pemain India tersebut mampu menjaga keunggulan pada dua gim.
Hasil ini menghadirkan makna besar bagi karier Sindhu. Sebab, Japan Open 2026 menjadi titel perdananya pada turnamen level Super 750. Selain itu, ia juga tercatat sebagai pemain India pertama yang menjuarai Japan Open.
Drama 99 Menit di Final Ganda Putri
Pertandingan paling liar muncul dari sektor ganda putri. Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong asal Korea Selatan mengalahkan Jia Yifan/Zhang Shuxian asal Tiongkok melalui tiga gim yang berakhir dengan skor 14-21, 21-15, 30-29.
Jia/Zhang sebenarnya membuka pertandingan dengan meyakinkan. Mereka merebut gim pertama 21-14, tetapi Kim/Kong membalas pada gim kedua dan memaksa pertandingan berlanjut menuju gim penentuan.
Gim ketiga berjalan nyaris tanpa ruang bernapas. Kedua pasangan terus bergantian mendapatkan kesempatan menutup pertandingan. Skor akhirnya mencapai 29-29 sebelum Kim/Kong memperoleh angka terakhir dan menyelesaikan duel selama 99 menit.
Skor 30-29 membuat final ganda putri bukan hanya menjadi pertandingan terpanjang pada hari terakhir. Laga tersebut juga menjadi penutup yang sangat tipis, satu kesalahan kecil saja dapat memindahkan trofi ke sisi lapangan berbeda.
Feng/Huang Menangi Duel Tiga Gim
Tiongkok tetap mendapatkan tempat di daftar juara melalui Feng Yanzhe/Huang Dongping. Pasangan unggulan pertama itu mengalahkan Tang Chun Man/Tse Ying Suet dari Hong Kong dengan skor 21-14, 14-21, dan 21-15.
Feng/Huang menguasai gim pembuka, tetapi kehilangan kendali pada gim kedua. Setelah pertandingan memasuki gim penentuan, pasangan China kembali bermain lebih rapi dan membatasi kesempatan lawan untuk menyerang dari area depan.
Pertandingan berlangsung selama 72 menit. Kemenangan tersebut memastikan Tiongkok membawa pulang gelar dari sektor ganda campuran.
Hasil Lengkap Final Japan Open 2026
Tunggal Putra
Christo Popov (Prancis) vs Koki Watanabe (Jepang): 21-11, 21-19
Tunggal Putri
Pusarla V. Sindhu (India) vs Akane Yamaguchi (Jepang): 21-17, 21-17
Ganda Putra
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia) vs Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan): 21-19, 21-17
Ganda Putri
Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong (Korea Selatan) vs Jia Yifan/Zhang Shuxian (Tiongkok): 14-21, 21-15, 30-29
Ganda Campuran
Feng Yanzhe/Huang Dongping (Tiongkok) vs Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong): 21-14, 14-21, 21-15
Japan Open 2026 akhirnya menghasilkan lima juara dari lima negara berbeda. Prancis, India, Indonesia, Korea Selatan, dan Tiongkok masing-masing membawa pulang satu gelar.
Indonesia mungkin hanya menempatkan satu wakil di podium tertinggi. Namun, keberhasilan Fajar/Fikri menundukkan unggulan pertama menjadikan satu trofi tersebut terasa padat, berharga, dan cukup lantang untuk menutup pekan bulu tangkis di Tokyo.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda