Atasi Taktik Ulur Waktu
Menurut Alwi, Naraoka sering menunda pertandingan dan ia belajar dari kegagalannya di BAC 2026 lalu agar lebih sabar menghadapinya. Alhasil, ia berhasil menembus semifinal Super 750 pertama dalam kariernya."Kodai cukup sering delay the game jadi memang harus sabar, harus siap dengan segala teknis dan non-teknisnya di dalam lapangan. Saya belajar dari pertemuan pertama di Kejuaraan Asia lalu," ujar Alwi.
Baca juga: Singapore Open 2026: Agresivitas Fajar/Fikri Berbuah Tiket Semifinal
"Alhamdulillah, senang banget pastinya bisa menang, membalas kekalahan dan ke semifinal pertama di Super 750. Tadi sempat terkejar di gim kedua tapi bisa mengontrol tekanan dan bisa menguasai keadaan," ucapnya.Salah Mindset
Meski bisa menang dua game langsung, Alwi merasa dirinya justru tertekan dengan pikirannya sendiri. Ia merasa menggampangkan pertandingan karena menganggap sudah menyingkirkan lawan terberat di babak sebelumnya."Hari ini justru saya agak tertekan karena kemarin sudah mengalahkan unggulan pertama, pikirannya terbalik karena sudah ngalahin Shi Yu Qi harusnya bisa menang sama yang lainnya," bebernya.
"Tapi saya mencoba mengontrol dan belajar dari pengalaman, ketika bermain bagus kemarin tidak menjamin hari ini bisa bermain bagus. Jadi takut antiklimaks juga tapi akhirnya saya bisa mengontrol, saya bisa memeluk keadaan walaupun sedikit struggle. It is what it is," paparnya.
Perbaiki Kekurangan
Menghadapi semifinal, Alwi akan memperbaiki kesalahannya. Ia akan meninjau kembali pertandingannya di ronde sebelumnya dan meningkatkan kekurangannya."Besok di semifinal saya akan melihat seperti pertandingan-pertandingan yang sudah saya lalui karena dari kemarin juga tidak gampang. Besok babak semifinal, tekanan pasti berbeda tapi yang pastinya saya akan memikirkan every point by point," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News