Hanna yang tahun ini genap berusia 20 tahun, berharap dapat menampilkan kemampuan terbaiknya di hadapan publik sendiri. Pemain tunggal putri yang kini duduk di peringkat 59 dunia ini menyadari atmosfer persaingan di turnamen bintang lima ini sangat kental. Ia ingin fokus pada tiap pertandingan terlebih dahulu.
“Saya sudah melakukan persiapan yang terbaik jelang turnamen ini, termasuk latihan intensif. Tiap jelang pertandingan besar pasti latihannya berat. Jadi di pertandingan harus siap,” ujar Hanna seperti tertuang dalam rilis Humas PBSI, (Selasa 26/5/2015)
“Mengenai target, saya mau fokus satu demi satu pertandingan dulu. Saya harus berjuang dari babak kualifikasi dan bertemu senior sendiri yang rangkingnya masih diatas saya,” tambah pemain asal klub Mutiara Cardinal Bandung tersebut.
Pada babak kualifikasi, Hanna akan langsung dipertemukan dengan seniornya sendiri, Maria Febe Kusumastuti. Jika menang, Hanna berpeluang besar menghadapi rekan sepelatnasnya, Dinar Dyah Ayustine untuk memperebutkan tiket ke putaran utama.
Selain Hanna, Dinar dan Febe, ada tujuh wakil tunggal putri Indonesia yang mesti bertanding dari babak kualifikasi. Mereka adalah Linda Wenifanetri, Gregoria Mariska, Fitriani, Aprilia Yuswandari, Ruselli Hartawan dan Yulia Yosephine Susanto. Nama Bellaetrix Manuputty harus dicoret karena ia masih belum pulih dari cedera lutut kiri. (RO)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News