Final Super 300 Perdana
Faathir/Devin mengaku senang bisa menembus partai final, apalagi ini merupakan final Super 300 pertama bagi mereka. Ali/Devin mengaku tak memasang ekspektasi berlebihan dan hal itu membantu mereka bermain lebih rileks."Alhamdulillah yang pasti senang dan bangga bisa masuk final perdana di BWF Super 300. Pastinya tidak mudah untuk bisa bangkit lagi, karena sebelumnya kami kalah terus di babak-babak awal," ujar Faathir.
Baca juga: Adaptasi Aturan Baru, PBSI Gelar Simulasi Beregu BAJC 2026
"Alhamdulillah bisa bermain tanpa cedera dan menampilkan permainan terbaik. Tadi kami cuma bermain se-enjoy mungkin dan menikmati pertandingannya, kami tidak mau berpikir menang kalah dulu melainkan berpikir main bagus dulu aja," ucap Devin"Sebelum laga tadi, sebenarnya kami tidak terlalu mau ekspektasi berlebihan, kami mencoba untuk selalu fokus per-poin dan di pola permainannya," jelas Faathir.
Bikin Lawan tak Nyaman
Faathir/Devin juga merasa sang lawan yang lebih senior bisa mengantisipasi pola yang mereka bawakan. Untungnya, Ali/Devin tak memberi kesempatan bagi lawan untuk mengembangkan momentum."Keunggulan lawan menurut saya, mainnya pasti lebih dewasa karena mereka bisa dibilang pemain senior, pastinya mereka sudah banyak pengalaman," papar Faathir.
Baca juga: Ginting dan Ubed Absen dari Macau Open 2026
"Tadi kami menerapkan pola no lob. Di situ lawan tertekan dan tidak nyaman. Lawan selalu ngangkat bola jadinya kami enak buat menyerang," beber Devin."Untuk final besok persiapannya, istirahat yang bagus, recovery yang bagus dan yang paling penting pikirannya enjoy aja. Kalo masalah ketemu siapa, lawan siapa aja saya siap," ungkap Devin.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda