Skuad Indonesia untuk BAJC 2026 (dok. PBSI)
Skuad Indonesia untuk BAJC 2026 (dok. PBSI)

Badminton Asia Junior Championships

Adaptasi Aturan Baru, PBSI Gelar Simulasi Beregu BAJC 2026

Gregorius Gelino • 17 Juni 2026 20:02
Ringkasnya gini..
  • BAJC 2026 menerapkan aturan baru dan PBSI menggelar simulasi agar para atlet bisa lebih cepat beradaptasi.
  • BAJC 2026 memperkenalkan sistem relay poin 55x3 dengan lima pertandingan mencakup semua kategori.
  • BAJC 2026 digelar pada 26 Juni hingga 5 Juli.
Jakarta: Tim bulu tangkis junior Indonesia menggelar simulasi beregu ajang Badminton Asia Junior Championships 2026 (BAJC 2026) di pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur pada Rabu, 17 Juni, siang hingga sore. 20 atlet dibagi dua grup untuk saling berhadapan.
 
Tim Garuda dimotori Fardhan Rainanda Joe, Jolin Angelia hingga Muhammad Rizki Mubarrok sementara tim Rajawali diisi Radithya Bayu Wardhana, Mayla Cahya Afilian Pratiwi juga Selsi Josika. Pertandingan berlangsung sengit tiga game yang akhirnya dimenangkan tim Garuda dengan skor 55-36, 52-55, 55-54.

Percepat Proses Adaptasi

Manajer tim Eskar Denatara mengungkapkan simulasi ini penting mengingat perubahan aturan main di beregu BAJC 2026 kembali terjadi. Dengan simulasi ini diharapkan pemain dan pelatih sudah terbiasa saat turun di pertandingan sesungguhnya nanti.
 
"Tujuan simulasi ini yang pertama tentu membiasakan anak-anak bagaimana suasana pertandingan beregu ini yang juga bukan hal yang sering mereka hadapi. Keberadaan simulasi ini kami berikan agar mereka terbiasa dengan hawa pertandingan beregu," kata Eskar.

Baca juga: Kombinasi Atlet Klub dan Pelatnas Indonesia Siap Guncang BAJC 2026

"Yang kedua, menyesuaikan aturan yang berlaku, karena secara aturan juga lumayan banyak perubahan termasuk scoring. Sehingga anak-anak ini harus menyesuaikan dengan itu, siap dengan itu. Tapi bukan hanya untuk atlet, pelatih juga harus menyesuaikan karena ada ruang untuk melakukan substitusi di gim kedua dan juga gim ketiga sesuai dengan kebutuhan. Ini juga pelatih harus jeli bahwa di dalam pertandingan melihat komposisi kekuatan lawan, itu kami mengatur strategi biar lebih paripurna," tambah Eskar.

Kembali Berubah

Aturan main nomor beregu BAJC 2026 memang kembali berubah. Walau tetap menganut sistem relay point tapi format skornya menjadi poin 55 x 3 sets. Di mana 1 sets terdiri dari lima match mencakup tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.

1 match memainkan 11 poin sehingga total pengumpulan poin adalah 55 tanpa setting. Tim yang memenangkan dua set keluar sebagai pemenang.
 
"Simulasi ini bagus untuk kami agar bisa mencoba situasi pertandingan termasuk skornya juga yang baru. Positif pastinya," ucap Jolin Angelia, atlet tunggal putri.
 
"BAJC adalah pertandingan yang bergengsi dan ini tahun terakhir saya bisa main di sini. Jadi saya harus siap dan mau menampilkan yang terbaik, semoga dapat hasil yang maksimal," Sahut Jolin.
 
BAJC 2026 bakal berlangsung pada 26-30 Juni untuk nomor beregu dan 1-5 Juli untuk nomor individu di Yatsushiro, Kumamoto, Jepang. Di nomor beregu, Garuda Muda tergabung bersama Malaysia, Korea dan Macau China di grup D.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan