"Seperti yang sudah terlaksana pada tahun-tahun sebelumnya. Indonesia memang memiliki atmosfer bulu tangkis yang fantastis dibandingkan negara lain. Sekarang pun, riuhnya penonton dan ramainya pengunjung yang datang tetap terulang lagi. Indonesia memang beda dari yang lain," ujar Direktur Perlombaan BWF, Darren Parks pada jumpa pers di media center Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2015).
Turnamen tahunan yang berhadiah total Rp10 miliar ini terselenggara tanpa kendala sejak hari pertama digelar. Selain menyuguhkan kompetisi yang menghadirkan para pemain top dunia. Pihak penyelenggara juga mampu memberikan hiburan menarik di luar arena. Misalnya, menghiasi arena dengan berbagai ornamen bulu tangkis atau mendirikan booth-booth yang menunjang segala kebutuhan para pengunjung. Klik: Kemeriahan di Luar Arena BCA Indonesia Open 2015
Saking ramainya, Wakil Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Open 2015, Achmad Budiharto bahkan sempat mengatakan kewalahan terhadap animo masyarakat yang ingin datang. Pasalnya, 3000 tiket yang disediakan selalu ludes dan permintaan tambahan selalu datang. klik: Harga Tiket Semifinal dan Final Indonesia Open.
"Tiga hari sebelum penyelenggaran saja tiket VIP sudah habis dipesan via on line. Kemudian, antusias tiap harinya juga sangat baik. Saya bersyukur turnamen ini bisa berlangsung sukses dan berjalan lancar. Ini semua tak lepas berkat kerja sama seluruh pihak yang terkait, terutama para sponsor," kata Achmad yang duduk berdampingan dengan perwakilan BWF.
Evaluasi penyelenggaraan turnamen ini tidak hanya ditunjukkan dengan saling melempar pujian. Kasubid Humas dan Sosial Media PP PBSI Yuni Kartika menuturkan, event BIOSSP akan dijadikan pelajaran berharga demi Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia yang terselenggara pada 10-6 Agustus mendatang. Ia mengimbau agar penyelenggaraan nanti bakal lebih baik dan berbagai vendor yang digunakan tetap sama.
"Turnamen ini berjalan lancar, para pemain yang hadir juga sesuai dengan yang diinginkan. Kesuksesan Indonesia Open saat ini akan kami jadikan persiapan untuk Kejuaraan Dunia nanti. Kemungkinan, Vendor yang sudah bekerja sama saat omo akan kembali bergabung danami tetap ingin peningkatan lebih baik ketimbang saat ini," tandas Yuni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News