Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (kiri). (Foto: Dok. PBSI)
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (kiri). (Foto: Dok. PBSI)

Takluk dari Ganda India, Fajar/Fikri Langsung Alihkan Fokus ke Indonesia Open

Alfa Mandalika • 02 Juni 2026 10:57
Ringkasnya gini..
  • Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, harus puas finis sebagai runner-up setelah kalah dari pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, pada partai final.
  • Unggulan ketiga tersebut sebenarnya memulai pertandingan dengan baik setelah merebut gim pertama 21-18. Namun, pasangan India mampu bangkit dan membalikkan keadaan dengan memenangkan dua gim berikutnya 21-17 dan 21-16.
  • Fajar mengakui lawan tampil sangat baik dan mampu memanfaatkan setiap peluang yang didapat sepanjang pertandingan.
Jakarta: Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, harus puas finis sebagai runner-up Singapore Open 2026 setelah kalah dari pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, pada partai final.
 
Unggulan ketiga tersebut sebenarnya memulai pertandingan dengan baik setelah merebut gim pertama 21-18. Namun, pasangan India mampu bangkit dan membalikkan keadaan dengan memenangkan dua gim berikutnya 21-17 dan 21-16.
 
Fajar mengakui lawan tampil sangat baik dan mampu memanfaatkan setiap peluang yang didapat sepanjang pertandingan.

"Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua yang telah mendukung. Kami tetap bersyukur meskipun belum menjadi juara. Kami sudah main maksimal tapi harus diakui lawan bermain sangat baik hari ini," kata Fajar.
 
Menurutnya, kekuatan utama pasangan India terletak pada kepercayaan diri dan serangan yang sangat mematikan. Situasi tersebut membuat mereka beberapa kali terpaksa mengangkat bola yang kemudian langsung dikonversi menjadi poin oleh lawan.
 
Fajar juga memberikan apresiasi atas performa Rankireddy/Shetty yang sepanjang turnamen memang tampil impresif.
 
"Mereka di turnamen ini memang tampil sangat baik, kemarin juga luar biasa mengalahkan Kim/Seo. Selamat untuk Rankireddy/Shetty," ujarnya.

Evaluasi Mental Jadi Fokus

Kekalahan di final kali ini menjadi catatan tersendiri bagi Fajar/Fikri. Pasalnya, mereka kembali gagal meraih gelar setelah untuk kelima kalinya harus puas menjadi runner-up di partai puncak.
 
Fajar menilai selain meningkatkan kualitas latihan, aspek mental menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
 
"Kami coba belajar dari hal ini, di samping latihan yang keras, kami juga harus mengasah mental dalam situasi sulit. Kami harus bisa memecahkan masalah ini, sudah lima kali tampil di final tapi selalu menjadi runner-up," ucapnya.
 
Ia berharap komunikasi dengan pelatih dan tim pendukung dapat membantu menemukan solusi agar bisa mengakhiri tren kurang baik tersebut di turnamen berikutnya.

Fikri Ungkap Perubahan Taktik Lawan

Sementara itu, Fikri menjelaskan bahwa perubahan strategi yang dilakukan pasangan India pada gim kedua dan ketiga menjadi faktor pembeda dalam pertandingan.
 
Menurutnya, lawan bermain lebih cepat dan lebih rapat dalam pola servis maupun pengembalian pertama sehingga membuat mereka terus berada dalam tekanan.
 
"Di gim kedua dan ketiga mereka mengubah dari servis dan pengembalian pertama. Mereka lebih cepat, lebih rapat juga jadi kami lebih banyak angkat bola dan itu menjadikan kami tertekan dengan situasi yang tidak bagus," kata Fikri.
 
Meski berusaha keluar dari tekanan tersebut, Fikri mengakui lawan tampil sangat solid hingga sulit ditembus.

Fokus Indonesia Open 2026

Usai hasil ini, Fajar/Fikri tak ingin larut dalam kekecewaan. Mereka langsung mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya, yakni Indonesia Open 2026 yang akan berlangsung di Istora Senayan.
 
Fajar berharap bisa tampil maksimal di hadapan publik sendiri dan memberikan hasil terbaik bagi Indonesia.
 
"Kami memiliki banyak target di tahun ini, salah satunya yang terdekat adalah Indonesia Open minggu depan. Kami ingin menampilkan yang terbaik di sana, di hadapan publik sendiri di Istora Senayan," ujar Fajar.
 
Senada dengan pasangannya, Fikri menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik maupun mental agar bisa tampil optimal di turnamen bergengsi tersebut.
 
"Kami harus menjaga segi pikiran, mental dan fokusnya untuk bisa tampil baik di Indonesia Open. Recovery badan juga harus sangat baik," tutup Fikri.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan