Jafar/Felisha kecewa berat dengan kekalahan ini. Mereka merasa kesulitan menembus rapatnya pertahanan lawan yang menyebabkan Jafar/Felisha main terburu-buru dan melakukan kesalahan sendiri.
"Tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar. Memang hasilnya kalah padahal kesempatan menang sebenarnya cukup besar," kata Felisha.
"Di gim pertama sudah unggul 20-16 jadi tersusul dan kalah itu sangat disayangkan. Sempat bisa keluar dari tekanan di gim kedua tapi gim ketiga banyak kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Jauh, sangat jauh dari harapan," jelas Felisha.
"Walaupun pasangan baru, mereka cukup bagus mainnya terutama defense-nya kuat banget. Pemain putrinya juga blok depannya bagus dan variasinya sangat baik. Itu yang membuat kami kesulitan," ujar Jafar.
Baca juga: BAC 2026: Raymond/Joaquin Disingkirkan Wakil Korea Selatan
Jafar/Felisha juga beberapa kali terbawa pola main lawan sehingga pola main yang sudah mereka siapkan justru tak berjalan sesuai rencana. Karena itu, Jafar/Felisha bertekad meningkatkan konsistensi demi memperbaiki prestasi."Sebenarnya dari awal sudah tahu pasangan Korea itu memang selalu unggul di defense, defense-nya pasti kuat. Rencana awalnya sebenarnya mau mainnya menyerang dan banyak di no lob, hanya ternyata mereka cepat mengubah, mereka banyak angkat bola duluan jadi dari awal tidak mau masuk ke pola kami, ya jadinya ada kesulitan juga," ulas Felisha.
"Saya harus bisa main lebih konsisten, tidak banyak melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Juga harus menambah power apalagi dengan kondisi bola yang lambat seperti di sini," papar Jafar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News