Pebulu tangkis Indonesia Moh Zaki Ubaidillah tersingkir lebih cepat di Denmark Open 2026. (Foto: Tim Media & Humas PBSI)
Pebulu tangkis Indonesia Moh Zaki Ubaidillah tersingkir lebih cepat di Denmark Open 2026. (Foto: Tim Media & Humas PBSI)

Denmark Open 2026: Ubed Tersingkir Lebih Cepat karena Kurang Sabar

Kautsar Halim • 13 Oktober 2026 23:35
Ringkasnya gini..
  • Moh Zaki Ubaidillah kalah 8-21, 18-21 dari Victor Lai pada babak 32 besar Denmark Open 2026.
  • Ubed mengakui kurang sabar ketika Victor meningkatkan tempo permainan dan mampu mengantisipasi serangannya.
  • Ubed menjadikan kekalahan tersebut sebagai pengalaman untuk memperkuat mental saat bersaing di level atas.
Odense: Tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah harus mengakhiri langkahnya lebih cepat di Denmark Open 2026 setelah kalah dari wakil Kanada, Victor Lai, pada babak 32 besar. Ubed menyerah dua gim langsung dengan skor 8-21, 18-21 dalam pertandingan berdurasi 47 menit.

Bertanding di SJF Bank Arena, Selasa (13/10/2026), Ubed kesulitan mengimbangi perubahan tempo permainan Victor pada gim pertama. Ia mampu memberikan perlawanan lebih ketat di gim kedua, tetapi belum berhasil memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Ubed mengakui kurang sabar menghadapi permainan lawan. Meski gagal melangkah lebih jauh, ia bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa cedera dan bertekad menjadikan kekalahan tersebut sebagai bahan evaluasi.
 

Ubed Kurang Sabar Hadapi Perubahan Tempo


Ubed mengatakan sempat mencoba mengadu pukulan pada awal gim pertama. Namun, setelah interval, Victor meningkatkan tempo permainan sehingga ia kesulitan mempertahankan pendekatan tersebut.

“Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar dan tanpa cedera. Tadi di gim pertama saya awal-awal sempat mau mengadu pukulan tapi setelah interval Victor mulai mempercepat tempo permainan dan saya agak kurang sabar,” ujar Ubed dalam keterangan Tim Medis dan Humas PBSI.
 

Baca juga: Ana/Trias Langsung Tersingkir Usai Dikalahkan Wakil AS


Memasuki gim kedua, Ubed berusaha meningkatkan permainan dengan terus mencari peluang melalui serangan dan adu pukulan. Namun, Victor mampu mengantisipasi pola permainan serta serangan yang dilancarkan wakil Indonesia tersebut.

“Di gim kedua saya sudah melakukan semaksimal mungkin, saya coba terus mencari serangan dan mengadu pukulan tapi dia sudah siap dengan antisipasinya, dia sudah siap dengan serangan-serangan saya,” kata Ubed.

Ubed sempat memanfaatkan kesempatan ketika Victor sedikit lengah pada penghujung gim kedua. Namun, ia belum mampu mengejar hingga kedudukan 20-20 untuk memaksakan setting.

“Di akhir-akhir saya sempat bisa memanfaatkan kesempatan ketika dia agak sedikit lengah tapi sayang tidak bisa memaksa adu setting,” lanjutnya.
 

Kekalahan Jadi Pengalaman Berharga bagi Ubed


Meski gagal melangkah ke babak berikutnya, Ubed berusaha mengambil pelajaran dari pertandingan tersebut. Ia menyadari persaingan di level atas tidak hanya menuntut kemampuan teknis, tetapi juga kekuatan mental untuk menghadapi tekanan dan perubahan situasi di lapangan.

“Ini menjadi pengalaman yang sangat bagus buat saya, bisa belajar lebih banyak lagi. Karena saya tahu kalau sudah bermain di level atas tidak gampang, terutama pikirannya yang harus lebih kuat,” tutup Ubed.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan