Bertanding di SJF Bank Arena, Selasa (13/10/2026), Ubed kesulitan mengimbangi perubahan tempo permainan Victor pada gim pertama. Ia mampu memberikan perlawanan lebih ketat di gim kedua, tetapi belum berhasil memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Ubed mengakui kurang sabar menghadapi permainan lawan. Meski gagal melangkah lebih jauh, ia bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa cedera dan bertekad menjadikan kekalahan tersebut sebagai bahan evaluasi.
Ubed Kurang Sabar Hadapi Perubahan Tempo
Ubed mengatakan sempat mencoba mengadu pukulan pada awal gim pertama. Namun, setelah interval, Victor meningkatkan tempo permainan sehingga ia kesulitan mempertahankan pendekatan tersebut.
“Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar dan tanpa cedera. Tadi di gim pertama saya awal-awal sempat mau mengadu pukulan tapi setelah interval Victor mulai mempercepat tempo permainan dan saya agak kurang sabar,” ujar Ubed dalam keterangan Tim Medis dan Humas PBSI.
Baca juga: Ana/Trias Langsung Tersingkir Usai Dikalahkan Wakil AS
Memasuki gim kedua, Ubed berusaha meningkatkan permainan dengan terus mencari peluang melalui serangan dan adu pukulan. Namun, Victor mampu mengantisipasi pola permainan serta serangan yang dilancarkan wakil Indonesia tersebut.
“Di gim kedua saya sudah melakukan semaksimal mungkin, saya coba terus mencari serangan dan mengadu pukulan tapi dia sudah siap dengan antisipasinya, dia sudah siap dengan serangan-serangan saya,” kata Ubed.
Ubed sempat memanfaatkan kesempatan ketika Victor sedikit lengah pada penghujung gim kedua. Namun, ia belum mampu mengejar hingga kedudukan 20-20 untuk memaksakan setting.
“Di akhir-akhir saya sempat bisa memanfaatkan kesempatan ketika dia agak sedikit lengah tapi sayang tidak bisa memaksa adu setting,” lanjutnya.
Kekalahan Jadi Pengalaman Berharga bagi Ubed
Meski gagal melangkah ke babak berikutnya, Ubed berusaha mengambil pelajaran dari pertandingan tersebut. Ia menyadari persaingan di level atas tidak hanya menuntut kemampuan teknis, tetapi juga kekuatan mental untuk menghadapi tekanan dan perubahan situasi di lapangan.
“Ini menjadi pengalaman yang sangat bagus buat saya, bisa belajar lebih banyak lagi. Karena saya tahu kalau sudah bermain di level atas tidak gampang, terutama pikirannya yang harus lebih kuat,” tutup Ubed.