Pada game pertama, Sony yang memiliki riwayat cedera pinggang kambuhan memang gagal menunjukkan permainan terbaiknya. Dengan mudah, ia kalah dengan skor telak 9-21.
Performa Sony tidak membaik pada game kedua. Bahkan ia tampak kebingunan dan kewalahan menghadapi permainan Anthony Ginting. Alhasil, Sony kalah 16-21 dan membuat ia gagal menembus babak utama Indonesia Open.
Sony menyebut faktor kelelahan menjadi penyebab kekalahan dari Anthony. Ia juga merasa antisipasi dan refleksnya dengan bola berkurang.
"Dari pagi (kualifikasi pertama) pertandingan saya cukup ketat. Bagi saya itu melelahkan. Motivasi saya untuk menang sudah tidak ada. (Anthony) Ginting juga bermain pintar dan ia mulai bermain bagus," ujar Sony kepada wartawan. (Baca: Sony Kesulitan Lewati Kualifikasi Pertama)
Sony pun tak segan memberikan pujian kepada Anthony. Ia merasa pebulu tangkis berperingkat 167 dunia itu memiliki kelebihan dalam hal kesabaran dan susah untuk diserang.
"Anthony sebetulnya hanya tampil mengikuti irama permainan. Mendorong bola lalu mematikan pukulan lawan. Hebatnya, ia susah untuk dihentikan. Pertahanannya bagus," puji Sony.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News