Kecewa Berat
Bobby/Melati kecewa berat apalagi mereka telah mengerahkan kemampuan terbaik mereka. Sayangnya dua kesalahan membuat momentum mereka buyar dan gagal mengendalikan tempo permainan."Kami sudah mencoba semaksimal mungkin, mencoba dengan segala cara. Ada peluang untuk menang tapi sayang di gim kedua saat skor 14-14, kami langsung buang dua poin mudah dari servis," ujar Melati.
Singapore Open 2026: Cedera Halangi Raymond/Joaquin Berpartisipasi
"Dari permainan kami merasa sudah bisa mengimbangi terutama saya juga sudah ada improve tapi tetap masih banyak yang harus dibenahi, ditingkatkan," tutur Bobby."Dari situ mainnya langsung berubah semua dan mereka ambil kontrol permainan. Andai kami bisa konsisten mungkin ceritanya bisa berbeda. Titik baliknya di situ menurut saya," beber Melati.
Bangun Mental
Bobby/Melati berharap pengalaman mereka bermain di turnamen level tinggi di Asia Tenggara bisa membangun mental mereka. Melati memang sempat merasakan persaingan di level tertinggi, tapi bagi Bobby ini adalah hal yang baru."Dari tiga turnamen di Asia Tenggara ini kami mendapat banyak pelajaran, tidak mudah main di level atas. Dulu saya juga merasakan bagaimana perjuangan dari bawah lalu tembus ke atas dan bertahan di sana, ini penting juga buat Bobby yang baru," papar Melati.
"Senang bisa dapat kesempatan main di level atas ini di ganda campuran. Ada tegangnya dan cukup kaget dengan bola-bola sini tapi saya akan belajar dan meningkatkan kemampuan," ucap Bobby.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News