Sony Dwi Kuncoro saat mengembalikan bola pukulan Sattawat Pongnairat di babak kualifikasi pertama BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015 (Foto: AP/Achmad Ibrahim)
Sony Dwi Kuncoro saat mengembalikan bola pukulan Sattawat Pongnairat di babak kualifikasi pertama BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015 (Foto: AP/Achmad Ibrahim)

BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015

Sony Kesulitan Lewati Kualifikasi Pertama

Kautsar Halim • 02 Juni 2015 13:21
medcom.id, Jakarta: Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Sony Dwi Kuncoro dipaksa bekerja keras untuk melewati babak kualifikasi pertama turnamen BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015. Bertanding kontra wakil Amerika Serikat Sattawat Pongnairat, Selasa 2 Juni, mantan pemilik rangking empat dunia tersebut dipaksa menyelesaikan laga dengan skor rubber game, 17-21, 21-13, dan 21-2.  
 
Jalannya laga yang berlangsung di Istora Senayan ini berlangsung sengit sejak game pertama. Sattawat yang merupakan pemain naturalisasi asal Thailand terbukti tampil lebih lincah dan memiliki smes silang yang mematikan. Tak ayal, jika Sony tampak kesulitan ketika mengembalikan bola dan sering melakukan kesalahan sendiri.   
 
Menginjak game kedua, Sony mulai menunjukkan kelasnya sebagai pebulu tangkis yang berpengalaman dan langsung bangkit memperbaiki permainannya. Meski jarang menampilkan smes keras, penempatan bola yang dilakukan Sony lewat permainan netting atau drop shoot terbukti mampu membuat lawannya jera. 

Kemampuan Sony untuk membaca permainan lawan berlanjut pada game ketiga. Ia sama sekali tidak memberi kesempatan Sattawat untuk menyalip poin dan laga pun berakhir lebih cepat pada game terakhir ini. Adapun, total waktu yang dibutuhkan Sony untuk membungkam Sattawat adalah 53 menit.
 
"Memang tadi lawannya gampang-gampang susah. Saya tadi kalah di game pertama karena masih nyari-nyari kelemahan lawan. Harusnya saya sudah main berani saat itu. Jadi, kekalahan pada game pertama bukan strategi juga. Pada game kedua saya memaksakan main menekan dan berhasil, akhirnya di game ketiga selisih kami sangat jauh. harusnya saya bermain seperti itu. Jadi tadi saya mainnya masih meraba-raba," kata Sony kepada Metrotvnews.com seusai pertandingan.
 
Di babak kualifikasi kedua, Sony akan berhadapan dengan pebulu tangkis Indonesia lainnya, Anthony Ginting yang lolos usai mengalahkan Andre Kurniawan Tedjono.
 
Sementara itu, pada laga yang berlangsung bersamaan, tunggal putra harapan Indonesia Jonatan Cristie juga berhak melaju ke babak kualifikasi kedua. Ia lolos dari laga pembuka setelah menghabisi rival senegaranya, Firman Abdul Kholik dengan skor rubber game 21-16, 19-21, dan 24-22.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ACF)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan