Hasil positif ini sungguh diluar dugaan karena Momota yang berstatus sebagai unggulan kedelapan kerap mendapat serangan frontal sepanjang pertandingan. Bahkan, Parupalli mampu merebut game pertama dengan skor telak 21-12.
Namun berkat kegigihan yang dimiliki juara dunia junior tersebut, dua game yang tersisa dalam pertandingan berdurasi 1 jam 16 menit ini mampu ia selesaikan lewat skor 21-17 dan 21-19.
Momen dramatis laga ini sempat tercipta pada penghujung game ketiga, atau ketika kedudukan menginjak 19-16 untuk kemenangan Parupalli. Saat itu, Momota tidak patah arang dan mampu menyusulnya meski lawannya hanya perlu dua poin lagi untuk meraih kemenangan.
Sebuah netting manis berhasil ia lepaskan ketika mengakhiri perlawanan Parupalli. Seusai itu, raketnya dilempar ke udara sebagai bentuk selebrasi kemenangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News