Masih Beradaptasi di Laga Pertama
Rachel mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil menyelesaikan pertandingan perdana tanpa mengalami cedera. Namun, ia menilai penampilannya bersama Febi masih belum sepenuhnya maksimal karena keduanya harus menyesuaikan diri dengan kondisi pertandingan."Puji Tuhan bisa selesai tanpa cedera apa pun. Karena ini partai pertama, partai awal jadi tadi masih menyesuaikan dengan kondisi lapangan dan shuttlecock. Adaptasi dengan laju bola yang kencang belum terlalu maksimal," kata Rachel.
Menurut Rachel, kecepatan shuttlecock menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam pertandingan berikutnya. Adaptasi yang lebih baik diharapkan dapat membantu mereka tampil lebih konsisten saat menghadapi lawan dengan kualitas permainan yang semakin tinggi.
Soroti Lampu Lapangan yang Menyilaukan
Selain persoalan adaptasi terhadap kondisi lapangan dan shuttlecock, Febi Setianingrum juga mengungkapkan kendala yang dirasakannya selama pertandingan.Febi mengaku pencahayaan di lapangan tiga sedikit mengganggu penglihatannya. Meski demikian, ia dan Rachel tetap mampu menjaga permainan hingga memastikan kemenangan dua gim langsung.
"Tadi kami masih ngenakin pukulan-pukulan dulu dan saya ada terkendala lampu yang agak silau di lapangan tiga," ujar Febi. Evaluasi terhadap kondisi permainan menjadi hal penting bagi Rachel/Febi agar dapat meningkatkan kualitas penampilan pada babak selanjutnya. Kemenangan atas Chang Ching Hui/Yang Ching Tun pun menjadi kesempatan bagi mereka untuk memperbaiki sejumlah aspek sebelum menghadapi tantangan yang lebih berat.
Persaingan Ganda Putri Denmark Open 2026 Tetap Ketat
Absennya sejumlah pasangan unggulan, seperti Liu Sheng Shu/Tan Ning dan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian dari China, serta Lee So Hee/Baek Ha Na dari Korea Selatan, tidak membuat persaingan sektor ganda putri menjadi lebih mudah.Rachel menilai setiap pertandingan tetap menghadirkan tantangan tersendiri. Karena itu, ia dan Febi memilih untuk tetap fokus menjalani setiap babak tanpa meremehkan lawan yang akan dihadapi.
"Absennya Liu Sheng Shu/Tan Ning, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (China) dan Lee So Hee/Baek Ha Na (Korea) tidak mengurangi persaingan di ganda putri. Kami kalau lancar kemungkinan akan bertemu Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia). Kami belum pernah menang dari mereka jadi tidak ada yang mudah," beber Rachel.
Siapkan Evaluasi untuk Hadapi Pearly Tan/Thinaah
Meski peluang bertemu Pearly Tan/Thinaah masih bergantung pada hasil pertandingan di babak berikutnya, Rachel/Febi sudah menyiapkan langkah antisipasi.Febi menegaskan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah mengamankan langkah ke babak 16 besar terlebih dahulu. Setelah itu, mereka akan mengevaluasi pertemuan sebelumnya dan berdiskusi dengan pelatih untuk menentukan strategi yang tepat apabila harus menghadapi pasangan Malaysia tersebut.
"Kami mau fokus ke 16 besar dulu baru memikirkan laga selanjutnya. Bila nanti bertemu mereka (Pearly/Thinaah) pastinya kami mau mempersiapkan yang terbaik, evaluasi dari pertemuan-pertemuan sebelumnya dan diskusi juga dengan pelatih strateginya bagaimana," papar Febi.