Pada dasarnya, target awal tembus semifinal tercapai, namun ke depannya PBSI berencana untuk menyiapkan program akselerasi bagi pemain muda untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Turnamen yang berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei 2026 tersebut dinilai sebagai hasil kerja kolektif tim. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menilai pengalaman bertanding di laga besar menjadi modal penting dalam proses regenerasi tim putri.
“Kami mengapresiasi perjuangan para atlet yang mampu memenuhi target mencapai babak semifinal. Namun, evaluasi menyeluruh tetap akan kami lakukan, baik dari aspek teknis, strategi, hingga kesiapan fisik dan mental,” ujar Eng Hian dalam keterangan resminya. Menghadapi agenda turnamen berikutnya, Eng Hian mengingatkan agar atlet tidak cepat puas. Fokus pembinaan akan diarahkan pada peningkatan kapasitas melalui program yang terukur.
“Ke depan, kami memfokuskan upaya pada peningkatan kapasitas atlet agar mampu mengikuti program akselerasi,” tegasnya.
Fisik atlet jadi sorotan
PBSI akan melakukan evaluasi berbasis data, termasuk penguatan aspek fisik atlet.
Hasil di ajang Piala Uber 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk meningkatkan prestasi Indonesia, baik di nomor beregu maupun individu pada level internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News