Putri Kusuma Wardani (dok. PBSI)
Putri Kusuma Wardani (dok. PBSI)

Asian Games

Asian Games 2026: Keteteran Hadapi Tempo Lawan, Putri Gagal Wujudkan Target Medali

Gregorius Gelino • 26 September 2026 16:54
Ringkasnya gini..
  • Putri tersingkir di babak ketiga bulu tangkis individu Asian Games 2026 setelah kalah dari wakil India, Unnati Hooda, dengan skor 19-21, 13-21.
  • Putri mengaku kecewa karena banyak melakukan kesalahan sendiri dan kesulitan menghadapi tempo permainan Unnati yang lebih cepat dibanding pertemuan sebelumnya.
  • Target semifinal dan medali gagal tercapai, setelah Putri kehilangan momentum sejak game pertama dan terus berada dalam tekanan hingga game kedua.
Ichinomiya: Langkah Putri Kusuma Wardani di cabang olahraga bulu tangkis individu Asian Games 2026 dihentikan wakil India, Unnati Hooda, pada babak ketiga. Putri kalah dua game langsung dengan skor 19-21 dan 13-21.

Putri Kecewa Berat

Usai pertandingan, Putri mengaku kecewa dengan hasil yang diraihnya. Ia juga menilai penampilannya pada pertandingan tersebut belum sesuai dengan harapan.

"Saya kecewa hari ini tidak bisa menang dan tidak puas juga dengan mainnya. Unnati baru selesai tanding melawan Wong Ling Ching dengan rubber game ketat, harusnya saya lebih bisa menyiapkan," tutur Putri.

Menurut Putri, kondisi pertandingan sebelumnya yang dijalani Unnati seharusnya dapat menjadi perhatian lebih baginya dalam mempersiapkan strategi. Namun, ketika pertandingan berlangsung, ia justru merasa lawannya mampu tampil lebih siap.

Tempo Lawan Menyulitkan

Putri juga mengungkapkan adanya perubahan permainan Unnati Hooda dibandingkan pertemuan sebelumnya. Tunggal putri India itu dinilai mampu meningkatkan tempo permainan sehingga membuat Putri kesulitan mengimbangi rally-rally panjang.

"Hanya di lapangan dia benar-benar siap. Dibanding pertemuan sebelumnya, dia lebih mempercepat tempo permainan dan saya kebingungan untuk meladeni rally-rallynya," jelasnya.

Perubahan tempo tersebut membuat Putri berada dalam tekanan sepanjang pertandingan. Situasi semakin sulit ketika sejumlah kesalahan sendiri mulai dilakukan, terutama setelah berhasil mengejar ketertinggalan pada game pertama.

Kehilangan Momentum

Pada game pertama, Putri sempat menunjukkan perlawanan setelah tertinggal. Ia berhasil mengejar hingga menyamakan kedudukan.

Namun, momentum tersebut tidak mampu dipertahankan. Putri mengakui kesalahan sendiri menjadi salah satu faktor yang membuatnya kembali tertinggal.

"Di game pertama setelah tertinggal lalu mengejar dan menyamakan skor, saya malah banyak melakukan kesalahan sendiri. Dan itu berlanjut ke game kedua. Itu membuat posisi saya terus tertekan," urainya.

Kondisi tersebut membuat Putri kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya. Setelah kalah 19-21 pada game pembuka, ia kembali berada di bawah tekanan pada game kedua hingga akhirnya menyerah 13-21.

Gagal Capai Target Medali

Kekalahan dari Unnati Hooda membuat target Putri Kusuma Wardani untuk mencapai babak semifinal Asian Games 2026 tidak terwujud.

Putri sebelumnya berharap bisa melangkah hingga semifinal sekaligus membawa pulang medali dari nomor individu. Namun, perjalanan tersebut harus berakhir lebih awal di babak ketiga.

"Saya ingin sampai ke semifinal dan menyabet medali, sayang sekali tidak bisa tercapai," pungkasnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan