Ketua Panitia Penyelenggara (panpel) Indonesia Open 2019 Achmad Budiharto (Foto: Medcom.id/Kautsar Halim)
Ketua Panitia Penyelenggara (panpel) Indonesia Open 2019 Achmad Budiharto (Foto: Medcom.id/Kautsar Halim)

Hawkeye Indonesia Open 2019 Salah Kirim Hingga ke Tiongkok

Olahraga bulu tangkis indonesia open
Kautsar Halim • 18 Juli 2019 00:09
Jakarta: Indonesia Open 2019 belum menggunakan teknologi hawkeye sampai dengan hari kedua penyelenggaraan, Rabu 17 Juli. Jadi, para pemain yang tampil di lapangan utama tidak bisa melakukan challenge atau banding atas keputusan wasit.
 
Ketua Panitia Penyelenggara (panpel) Indonesia Open 2019 Achmad Budiharto menjelaskan, perlengkapan hawkeye sejatinya sudah dikirim tiga hari sebelum event berlangsung. Tapi, pihak BWF yang bermarkas di Malaysia salah kirim hingga ke Tiongkok.
 
"Harusnya ke CGK (Cengkareng, Indonesia), tapi malah dikirim ke CKG (Chongqing, Tiongkok). Setelah itu, barangnya terpaksa ditahan dan tertunda sampai ke sini," kata Ahmad kepada wartawan, Rabu (17/7/2019).

Baca: Ini Wejangan Liliyana untuk Tontowi Sebelum Bertanding


Meski begitu, lanjut Ahmad, kendala salah kirim tersebut sudah teratasi dan hawkeye siap dipasang nanti malam. Selain itu, para peserta juga tidak ada yang protes karena hambatan ini bersifat kecelakaan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Enggak ada yang protes karena waktu manajer meeting sudah disampaikan. Lagi pula pengadaan hawkeye itu barang BWF," tutup Ahmad.
 
Terdapat tiga lapangan pertandingan dalam penyelenggaraan Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno. Tapi, hanya lapangan utama saja yang bakal menggunakan teknologi hawkeye.
 

Video: Dua Ganda Putra Indonesia Maju ke Babak Kedua Indonesia Open
 

 

(PAT)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif