Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (Foto: Humas PBSI)
Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (Foto: Humas PBSI)

Indonesia Masters: Greysia/Apriyani Disingkirkan Ganda Putri Thailand

Kautsar Halim • 19 November 2021 22:26
Nusa Dua: Greysia Polii/Apriyani Rahayu kalah dari wakil Thailand Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai pada perempat final Indonesia Masters 2021, Jumat 19 November. Dengan begitu, habis sudah seluruh pebulu tangkis ganda putri Tanah Air di turnamen tersebut.
 
Bertanding alot sepanjang 83 menit di Nusa Dua, Bali, Greysia/Apriyani yang berstatus sebagai juara Olimpiade Tokyo menyerah dengan skor 21-18, 13-21 dan 19-21. Namun, hasil negatif itu bisa diterima oleh Greysia karena lawannya dianggap tampil lebih baik.
 
"Memang harus kami akui Thailand main lebih baik hari ini. Sejak gim pertama kami lebih mendominasi, tapi di set kedua dan ketiga mereka berbalik mengendalikan kami," tutur Greysia seusai laga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada game kedua dan ketiga, Greysia/Apriyani berjuang untuk menghentikan dominasi lawannya. Kejar-mengejar poin pun terjadi secara ketat dan menegangkan dalam dua game terakhir.
 
Greysia menjelaskan, penampilan Puttita/Sapsiree sangat solid dan sulit untuk didikte. Lawan dia nilai tidak pernah lengah dan selalu fokus meskipun dirinya dan Apriyani sudah berusaha mengejar dan mengganti strategi.
 
Keunggulan Puttita/Sapsiree juga terletak pada mental mereka yang sedang dalam tingkat bagus. Kepercayaan diri mereka memang menjadi pijakan dalam soliditas mereka di lapangan.
 
Di satu sisi, Greysia/Apriyani sempat merasa kesal karena sulit menembus pertahanan lawan meski sudah berganti strategi.
 
"Secara mental mereka lebih unggul secara konsisten. Itu yang membuat kami kurang bisa memainkan strategi yang kami inginkan. Secara pikiran, kami ingin pakai strategi lain, tapi waktu dilakukan tetap tidak berhasil. Ini yang membuat kami merasa sebal dan emosi," ungkap Greysia.
 
"Jika sudah terjebak dalam laga yang berlarut-larut dan alot, maka kunci kemenangan dari pemain sudah bukan lagi soal teknik, namun lebih pada ketahanan fisik dan mental," tambahnya.
 
Apriyani juga melihat unsur kekalahannya hari ini lebih kepada aspek ketahanan mental yang sayangnya lebih inferior dibanding Puttita/Sapsiree.
 
"Soal lapangan atau angin tidak bisa dijadikan alasan. Mereka yang mainnya sedang bagus hari ini. Kami sudah berusaha mengejar, tapi kepercayaan diri mereka sedang tinggi. Sementara kami tidak bisa keluar dari tekanan," pungkas Apriyani. (ANT)

 
(KAH)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif